Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani sama seperti masyarakat lainnya menjalankan hak pilih politiknya pada Pemilu, Rabu (14/2/2023). Dia mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan busana nan kasual.
Namun warna kemeja hitam yang digunakan saat mencoblos tersebut yang mengundang perhatian. Menteri Keuangan di dua era Presiden tersebut menggunakan outfit berwarna hitam.
Sri Mulyani pun membagikan momen mencoblosan pemilu di media sosial instagramnya. Dia memperlihatkan tengah mencelupkan jarinya ke tinta pemilu, memperlihatkan surat suara yang diperoleh dan juga jari yang sudah dikenakan tinta pemilu.
Ternyata Sri Mulyani tidak sendirian, ia bersama sang suami. Di foto lainnya, Tampak juga Sri Mulyani bersama dengan awak media dalam sesi melakukan wawancara.
Diketahui Sri Mulyani menyampaikan hak politiknya di TPS 073 kawasan Bintaro Tanggerang Selatan Banten.
Sri Mulyani melengkapi narasi media sosialnya dengan pernyataan Pemilu telah memanggil. Berikut narasi yang disematkan Sri Mulyani di media sosial miliknya.
"Menunaikan hak pilih saya di Tempat Pemungutan Suara (TPS 073) Bintaro - Tangerang Selatan - Banten pagi ini.
"Pemilihan Umum telah memanggil kita.
Hak demokrasi Pancasila.
Kita kawal bersama untuk bermartabat.
Selamat memilih…!
Baca Juga: Sempat Adu Mulut Soal Pilpres 2024, Fedi Nuril Akui Kini Sudah Punya Pilihan
Bintaro - Tangerang Selatan, 14 Februari 2024
Unggahan di media sosial instagraam milik Sri Mulyani tersebut pun mencuri perhatian netizen terutama pengikut media ssosialnya.
Perhatian netizen tertuju kepada outfit yang digunakan karena berwarna hitam yang kemudian juga dikaitkan dengan dukungan pada parpol atau pasangan calon (paslon) presiden.
"Lagunya slank Bajunya HITAM kode keras ," ujar netizen mengomentari media sosial milik Sri Mulyani
"Outfit =politik simbol," sambung netizen lainnya.
Berita Terkait
-
Sempat Adu Mulut Soal Pilpres 2024, Fedi Nuril Akui Kini Sudah Punya Pilihan
-
Pamer Jari Telunjuk Penuh Tinta, JK Optimis Pilpres 2024 Dua Putaran
-
Beredar NIK Janggal di DPT Pada Hari Pemungutan Suara, Begini Reaksi KPU
-
Sebelum Ke TPS Sarapan Bubur Manado, Pulang Nyoblos Prabowo Renang Di Hambalang
-
Anies Mendadak Pulangkan Kertas Suara Caleg DPRD Sebelum Dicoblos di TPS, Kenapa?
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang