Suara.com - Seorang pria berteriak-teriak di depan gedung DPRD Ngawi viral di media sosial. Pria tersebut diduga merupakan caleg gagal yang stres karena tidak terpilih.
Aksi pria tersebut beredar di media sosial, salah satunya dibagikan akun @terang_media di Instagram.
Tampak dalam video yang diunggah seorang pria mengenakan kemeja dan celana pendek. Dia menenteng jas sembari memakai kopiyah hitam. Terdengar pria tersebut berteriak besok pelantikan dalam bahasa Jawa.
Baca Juga:
- Reaksi Iwan Fals Lihat Komeng Jadi Anggota Dewan: Negeriku Tambah Lucu Nih
- Profil Dian Pelangi, Desainer Motif AMIN yang Dikenakan Anies dan Istrinya
- Reaksi Kubu Ganjar soal Pertemuan di Istana, Jokowi Dicurigai Bujuk Surya Paloh Lakukan Ini
"Sesok pelantikan, sesok pelantikan," teriak pria tersebut seperti dikutip pada Senin (19/2/2024).
Sementara itu, warga yang merekam menyebutkan bahwa pria tersebut sepertinya caleg yang gagal menjadi anggota DPRD Ngawi. "Gak jadi itu mas kayaknya," sahut pria yang merekam.
Unggahan tersebut mendapat banyak komentar dari warganet. Beberapa malam menyebut nama Purnomo.
"Minta tolong dijemput pak Purnomo ini sepertinya," komentar akun @supar******.
"Pak @purnomopolisibaik ,, tolong ini pak," sahut akun @hakpe********.
Baca Juga: Serangan Fajar Tak Mempan, Timses Caleg di Cirebon Depresi Sampai Terapi ke Padepokan
"Konten kah?," komentar akun @baje********.
"Paling konten," sahut akun @ronyad********.
"Ga kuat mental jangan nyaleg," sahut akun @delil*************.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Terbukti Suap Pejabat Kemnaker, Jaksa Tuntut 3 Tahun Penjara untuk Miki dan Temurila
-
Amnesty Kritik RUU Tata Cara Pidana Mati yang Disiapkan Pemerintah Indonesia
-
Komarudin PDIP Usul Wapres Gibran Berkantor di IKN Agar Gedung Tak Mangkrak Usai Putusan MK
-
Bincang Singkat dengan Purbaya, Prabowo Tanya Dolar
-
Pemeriksaan Merambah Kelas TK, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha
-
Dari Nakba 1948 hingga Reruntuhan Gaza: Kisah Pilu Pria Palestina yang Terusir dari Tanah Airnya
-
Isu Transfer Data WNI ke AS di Kesepakatan Prabowo Trump, Menkomdigi Buka Suara
-
Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
-
Amnesty International Sebut Eksekusi Mati Global 2025 Capai Rekor Tertinggi dalam 44 Tahun
-
Kemkomdigi Siapkan Aturan Baru: Wajib Cantumkan Nomor Telepon Saat Daftar Media Sosial