Suara.com - Beberapa hari belakangan banyak orang sinis terhadap Partai Solidaritas Indonesia atau PSI yang dianggap tidak bakal memenuhi ambang batas parlemen.
Kebanyakan orang yang mengejek PSI adalah dari kubu paslon 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan paslon 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Tapi tidak banyak yang tahu ternyata Ketua Dewan Pembina PSI Jeffrie Geovanie, pernah menolong sosok Anies Baswedan. Fakta ini diungkap Hasan Nasbi, jubir TKN Prabowo-Gibran.
Baca Juga:
Momen Anies Baswedan Terlihat Gelagapan Gegara Cak Imin Ucap Tiga Kata Ini
Potret Keluarga Dokter Gunawan, Dokter Kopassus yang Kena Tegur Mayor Teddy
Menurut Hasan Nasbi, Jeffrie Geovanie adalah benchmark baginya sebagai orang yang merawat Indonesia yang penuh cinta.
"Bang Jeffrie adalah orang yang tanpa harap balas jasa merawat orang-orang hebat, menampung orang-orang hebat, atau memproduksi orang-orang hebat ketika orang-orang hebat itu pulang ke Indonesia ga tahu mau kerja apa. Ga tahu mau kerja dimana ga tau mau digaji berapa," ujar Hasan dikutip dari Youtube Hasan Nasbi.
Salah satu orang pernah ditolong Jeffrie Geovanie adalah capres 01 Anies Baswedan. Hasan mengatakan, saat Anies baru pulang dari Amerika Serikat bingung ingin kerja di mana.
Baca Juga: Ini Pekerjaan Eka Anugrah, Enteng Banget Sumbang 100 Mobil untuk Dukung Anies-Cak Imin
"Ketika Anies Baswedan mau pulang dari Amerika, ga tau mau kerja di mana. Karena dia butuh biaya hidup, dia butuh biaya sekolah anaknya di sekolah internasional karena pindahan dari Amerika, siapa yang nampung dia? Yang nampung dia namanya Jeffrie Geovanie ketua Dewan Pembina PSI," ujar Hasan.
Oleh Jeffrie Geovanie, Anies Baswedan dijadikan direktur riset di The Indonesian Institute. Baru setelah itu, Anies menjadi Rektor Paramadina.
Tokoh politik lain yang pernah dibantu Jeffrie adalah Eep Saefulloh Fatah. Menurut Hasan, ketika Eep baru pulang dari Amerika Serikat ditampung di tempat Jeffrie menjadi wakil direktur The Indonesian Insitute.
"Eep punya konsultan politik namanya Polmark itu pendanaannya awalnya dibantu Bang Jeffrie Geovanie. Sekarang dia jadi konsultannya Cak Imin membantu pasangan Anies-Cak Imin. Yang dirawat penuh cinta aja bisa beda jalan tapi ga harus penuh kebencian," tutur Hasan.
Bahkan kata Hasan, para pendukung Ganjar Pranowo yang menamakan diri Ganjar Spartan juga pernah ditampung hidup di Cokro TV yang dibiayai Jeffrie Geovanie.
"Orang yang menjelek-jelekkan PSI, sanggup muntahkan apa yang dia makan ga? Sehingga menjelek-jelekkan orang yang menampung dia dengan kasih sayang," ujar Hasan Nasbi.
Berita Terkait
-
Ini Pekerjaan Eka Anugrah, Enteng Banget Sumbang 100 Mobil untuk Dukung Anies-Cak Imin
-
Nggak Kalah Keren Dengan Mayor Teddy, Sosok Gian Sitorus Ajudan Anies Ternyata Bekas Anak Buah Prabowo
-
Ekspresi Anies Koreksi Minta Cak Imin Ulang Bilang 'Kami di Jalan Perubahan'
-
Suara Partainya Kaesang Belum Tembus 4 Persen, Jokowi: Tanyakan ke PSI
-
Anies Baswedan vs Dirinya Sendiri Soal Hasil Quick Count: Beda Dulu dan Sekarang
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
4 Personel Brimob Diamankan Usai Insiden Penembakan di Tambang Ilegal Bombana
-
Merangkak Pulang dari Semak Belukar: Kisah Nenek Saudah Korban Perlawanan terhadap Mafia Tambang?
-
Tunjangan Hakim Karir Tembus Rp110 Juta, Hakim Ad Hoc Ancam Mogok Sidang 12-21 Januari
-
Respons Istana soal Beredar Perpres Tugas TNI Atasi Terorisme
-
Aceh Masih 'Lumpuh', Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Hingga 22 Januari
-
Rekrutmen TNI AD 2026: Jadwal, Syarat Pendidikan, Batas Usia, dan Ketentuan Fisik
-
Jaksa Incar Aset Mewah Nadiem, Izin Sita Tanah-Bangunan di Dharmawangsa Diajukan ke Hakim
-
Anggota DPRD DKI Minta Bank Jakarta Benahi Keamanan Siber Sebelum IPO 2027
-
Pulang Nongkrong Ditangkap Polisi, Orang Tua Terdakwa Demo Berharap Bisa Idul Fitri Bersama Anak
-
Niat Kencan Berujung Petaka: AP Dituntut 1 Tahun Bui, Diduga Korban Salah Tangkap Demo Agustus