Suara.com - Panjabat atau Pj Gubernur Banten Al Muktabar mengaku tak ambil pusing dengan isu yang beredar soal dirinya yang akan ikut serta dalam Pemilihan Gubernur atau Pilgub Banten 2024.
Al Muktabar menegaskan dirinya kini hanya ingin fokus bekerja dan menyelesaikan tugas-tugasnya sebagai Pj Gubernur Banten. Sementara, beberapa calon Gubernur Banten lain yang mungkin ikut berkontestasi yakni, Airin Rachmi Diany, Rano Karno hingga Wahidin Halim.
Padahal diketahui, jabatan Pj Gubernur Banten yang kini diemban berakhir pada 12 Mei 2024. Sementara, nama Al Muktabar juga santer dikabarkan bakal meramaikan bursa Pilgub Banten yang beberapa bulan lagi bakal digelar.
Al Muktabar mengaku saat ini dirinya tengah fokus bekerja dan bekerja dan belum terfikir untuk ikut atau tidak dalam Pilgub Banten 2024 nanti. Namun, ia tak menutup kemungkinan di waktu yang akan datang.
"Seperti (yang disampaikan) dulu, saya bekerja, bekerja dan terus bekerja. Tak tahu ke depan bagaimana. Tapi sebagai ASN (Aparatur Sipil Negara, red) ada aturan yang harus diikuti," kata Al Muktabar dikutip dari Bantennews (Jaringan SuaraBanten.id), Selasa (5/3/2024).
Saat dikonfirmasi soal adakah partai politik yang mendekatinya menjelang pesta demokrasi lima tahunan itu, Al Muktabar mengaku tetap berpegang pada aturan sebagai ASN.
"Masa jabatan saya (sebagai Pj Gubernur Banten) hanya (tiga bulan lagi). Dengan tenggat waktu yang mepet saya akan terus bekerja," ungkapnya.
"Yang jelas kita tidak bisa berandai-andai (ikut kontestasi Pilgub). Prinsip saya mati besok, hari ini tetap bekerja," sambungnya.
Diketahui, dalam waktu dekat KPU Banten akan memulai tahapan Pilgub Banten 2024. Tahapan itu rencananya akan dimulai pasca selesainya rekapitulasi suara Pemilu 2024 tingkat provinsi.
Sementara itu, setidaknya sudah ada tiga nama yang akan meramaikan kontestasi Pilgub Banten 2024, yaitu Wahidin Halim, Airin Rachmi Diany dan Rano Karno.
Tag
Berita Terkait
-
Rano Karno Ungkap Strategi Jitu Selamatkan Rp15 Triliun PAD Jakarta Lewat Geliat Budaya
-
38 Ribu Jemaah Umrah Tertahan Akibat Konflik Timur Tengah, Rano Karno: Jalur Transit Berhenti Total
-
Setahun Pimpin Jakarta, Rano Karno Klaim 97 Persen Program Tuntas, Fokus Banjir dan Macet
-
Setahun Menjabat, Pramono-Rano Minta Maaf Belum Sanggup Taklukkan 3 Masalah Klasik Jakarta
-
Banjir 'Sambut' Setahun Kepemimpinan Pramono-Rano: 61 RT Terendam, Ada yang Sampai 1,2 Meter
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer
-
Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban
-
FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal
-
Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember
-
Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat
-
Beathor: Rismon Sianipar Kini 'Minta Dirangkul' dalam Polemik Ijazah Joko Widodo
-
Here We Go! Rusia Disebut Bantu Iran Lacak Posisi Strategis Pasukan AS
-
DPR Dorong Anggota TNI Pelaku Teror Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum Pakai KUHAP Baru