Suara.com - Capres 02 Prabowo Subianto marah besar saat mendengar pernyataan Pengamat Militer Connie Rahakundini Bakrie mengenai Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Rosan Roeslani.
Prabowo mendukung langkah Rosan Roeslani melaporkan Connie ke Bareskrim Polri atas dugaan penyebaran berita bohong dan fitnah.
Rosan menceritakan, dirinya ditelepon Prabowo Subianto seusai menggelar konferensi pers menanggapi pernyataan Connie Rahakundini Bakrie.
Baca Juga:
Dedi Mulyadi Raih Suara Tertinggi se-Nasional, Ternyata Ada Sosok Ini di Belakangnya
Digoda 16 Persen, Ganjar Beri Jawabannya Tak Terduga
Menurut Rosan, saat itu Prabowo marah besar terhadap pernyataan Connie yang dianggap telah memfitnah mantan Dubes Indonesia untuk Amerika Serikat itu.
"Abis bikin press conference, Pak Prabowo telepon saya. Dia bilang, San itu bagus tuh kamu uda press conference kaya gitu. Itu ini keras lah beliau," kata Rosan dikutip dari Youtube Total Politik.
Rosan mengatakan, Prabowo tidak terima karena Connie sudah pernah memfitnah dirinya mengenai pesawat tempur Mirage dan kini memfitnah Rosan.
Baca Juga: Disebut Tolak Gabung Kabinet Prabowo, Susi Pudjiastuti: Berita Ini Hoaks
"Pak Prabowo bilang, uda nyerang saya masalah Mirage, fitnah saya, sekarang fitnah kamu. Biar tahu bahwa kita benar dari pada orang itu. Nanti Hashim sama Otto nelepon lu," ucap Rosan.
Tak lama kemudian, Hashim Djojohadikusumo menelepon Rosan mengatakan bahwa Prabowo Subianto marah besar terhadap Connie.
"Pak Otto nelepon kita siapin laporannya. Yaudah laporan ke Mabes Polri. Beliau marah bukan marah ke saya marahnya ke berita kebohongan itu," tutur Rosan.
Sebelumya Connie Rahakundini Bakrie mengatakan pernah bertemu dengan Rosan Roeslani ditawarkan jabatan menjadi Wamenlu atau Wamenhan.
Pada pertemuan itu menurut Connie, Rosan mengatakan bahwa masa jabatan Prabowo hanya dua tahun lalu diganti oleh Gibran.
Bahkan kata Connie, Rosan berbicara mengenai kemungkinan Prabowo diracun. Pernyataan Connie ini disanggah sepenuhnya oleh Rosan.
Berita Terkait
-
Disebut Tolak Gabung Kabinet Prabowo, Susi Pudjiastuti: Berita Ini Hoaks
-
Mantan Ajudan Prabowo Bongkar Penyebab Kecelakaan Terjun Payung Karena Parasut Ditukar
-
KPU Rampung Hitung Suara Pilpres 2024 di LN, Prabowo-Gibran Jadi Pemenang di 66 Wilayah PPLN
-
Prabowo Subianto Soroti Dua Faktor 'Minus' Ekonomi Indonesia di MIF 2024
-
Tunaikan Nazar Karena Prabowo Menang, Kakek 79 Tahun Asal Sumsel Kembali Menikah
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
KAI Refund 4.878 Tiket Imbas Kecelakaan di Bekasi, Jamin Ganti Rugi 100 Persen
-
Forum PWNU Desak PBNU Gelar Muktamar Paling Lambat Agustus 2026, Ini Alasannya
-
Pusdokkes Polri Ungkap Kondisi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Alami Multipel Trauma Parah
-
Buku Kriminalisasi Kebijakan Ungkap Bahaya Pasal Karet UU Tipikor: Bisa Picu Krisis Kepemimpinan
-
Penanganan Sampah jadi Prioritas Nasional, Prabowo Optimis Banyumas Capai Target Zero Waste to Money
-
Dari Sampah Jadi Genteng, Prabowo Dorong Inovasi Bernilai Ekonomi
-
Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, KPAI: Generasi Emas Terancam Gagal Ginjal Dini
-
Erry Riyana: Kerugian Negara Bukan Pintu Masuk Korupsi, Harus Uji Niat Jahat
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Analisis TAA Korlantas Polri: Argo Bromo Melaju 110 Km/Jam Saat Hantam KRL di Bekasi