Suara.com - Para selebriti yang menghadiri Piala Oscar ke-96 memanfaatkan panggung bergengsi ini untuk menyerukan perdamaian dalam konflik Israel-Palestina yang sedang berlangsung.
Bintang-bintang seperti Billie Eilish, Mark Ruffalo, Finneas, Ava DuVernay, dan Ramy Youssef mengenakan pin merah yang mendesak gencatan senjata di Gaza.
Beberapa peserta bahkan mengenakan pin yang menampilkan bendera Palestina.
Ramy Youssef, yang dikenal karena perannya dalam "Poor Things," mengungkapkan keinginannya untuk resolusi yang langgeng selama wawancara karpet merah dengan Variety.
Baca juga:
Kurnia Meiga Diduga Lakukan KDRT ke Istri, Anak Sampai Trauma Lihat Ikat Pinggang
Keren! Mobile Legends Jadi Eskul di Sekolah Surabaya, Dibimbing Langsung Pelatih Pro
"Kami mendesak gencatan senjata segera dan permanen di Gaza," katanya dikutip, 11 Maret 2024.
"Perdamaian dan keadilan bagi rakyat Palestina adalah yang kami cari."
Aksi ini selaras dengan gerakan Artists4Ceasefire, yang telah mendapatkan dukungan dari lebih dari 400 tokoh Hollywood.
Pada akhir Oktober, gerakan tersebut menerbitkan surat yang menyerukan diakhirinya konflik, ditujukan kepada Kongres dan Presiden Biden.
Tampilan solidaritas publik oleh para selebriti ini telah memicu diskusi online.
Berita Terkait
-
Cillian Murphy Sabet Kemenangan Perdana sebagai Best Actor di Oscar 2024
-
John Cena Bugil Bacakan Nominasi Oscar 2024, Apa Motivasinya?
-
Christopher Nolan Pecah Telur Menang Piala Oscar 2024 Lewat Best Director
-
Robert Downey Jr Perdana Menang Oscar Lewat Best Supporting Actor
-
Billie Eilish Menangkan Piala Oscar Kedua Berkat Lagu 'What Was I Made For?'
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang