Suara.com - Aksi saling lempar batu dan botol bekas air mineral terjadi antara massa yang mendukung dan menolak hak angket terkait dugaan kecurangan dalam Pemilu 2024. Keduanya sama-sama menggelar aksi demonstrasi di dekat Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.
Pantauan Suara.com di lokasi, meski kedua massa dipisah oleh barrier pembantas namun tidak menghalangi massa yang menolak pelaksanaan hak angket melempari massa yang menginginkan dilaksanakannya hak angket.
“Woi jangan lempar-lempar. Dasar massa bayaran biadab,” kata salah seorang massa, di depan Gedung DPR RI, Selasa (19/3/2024).
Sejak sore tadi, massa yang mengingginkan hak angket dan menolak Pemilu curang terus berdatangan. Mereka datang dari berbagai element, baik mahasiswa, buruh, dan masyarakat sipil lainnya.
Aksi bakar ban juga mewarnai aksi demonstrasi ini. Ada dua titik bakar ban yang dilakukan di kubu massa yang menganggap Pemilu 2024 penuh dengan kecurangan.
Tak hanya ban, poster raksasa bergambar Jokowi dan kroninya juga ikut dibakar oleh massa.
Hingga pukul 18.50 WIB massa aksi masih bertahan. Mereka sempat beristirahat dan melakukan buka puasa bersama di depan Gedung DPR RI.
Berita Terkait
-
Tuding Jokowi Biang Kerok Kecurangan Pemilu 2024, Din Syamsuddin: Layak Dimakzulkan!
-
Demo Gemarak di DPR, Massa Tolak Pemilu Curang hingga Desak Jokowi Turun!
-
Klaim Sudah Diskusi dengan Bawaslu, Ketum Projo: Pilpres 2024 Nyaris Tak Ada Kecurangan
-
Digeruduk Massa Pendemo Tolak Pemilu Curang, Jalan di Depan DPR RI Lumpuh Total!
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Mahfud MD Sebut Jaksa Tidak Fair dalam Kasus Nadiem Makarim, Ini Alasannya
-
Ini 5 Fakta Kerusakan Hutan di Indonesia yang Jadi Sorotan Dunia
-
Komisi III DPR Perjuangkan Nasib Hakim Ad Hoc dengan Syarat Mutlak Jangan Mogok Sidang
-
KPK Ungkap Istilah Uang Hangus dalam Kasus Gratifikasi Eks Sekjen MPR
-
Sebut Pelaporan Pandji Salah Sasaran, Mahfud MD: Dia Menghibur, Bukan Menghasut!
-
Usut Kasus Haji, KPK Ngaku Sudah Tahu Inisiator Pembakaran Dokumen di Kantor Maktour
-
Sentil Pejabat Perlu Terbiasa Diroasting, Uceng: Kuping Negara Tak Boleh Tipis
-
Rakyat Rugi Besar! Ini Bahaya Pilkada jika Dikembalikan ke DPRD Menurut Netgrit
-
DPRD DKI Restui Pramono Anung Hapus Jejak Proyek Monorel Mangkrak: Jakarta Ingin Indah
-
Terapkan KUHP Baru, Kejagung Akan Minimalisir Hukuman Penjara untuk Kejahatan Ringan