Suara.com - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengakui rencana pembelian lima unit sepeda motor gede atau moge listrik dengan alokasi anggaran Rp6,35 miliar. Dana yang dipakai bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024.
Menurut Syafrin, moge listrik tersebut akan dipakai jajaran Dishub untuk pengawalan VVIP di lingkup Pemprov DKI Jakarta. Sesuai waktu pemanfaatannya, moge tersebut sudah bisa dipakai saat kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2024-2029.
"Motor listrik tersebut akan digunakan prioritasnya untuk pemanduan gubernur terpilih nanti. Kan baru tahun depan dia ada," ujar Syafrin kepada wartawan, Selasa (26/3/2024).
Ia menyebut pengadaan moge listrik ini sudah cukup urgen. Apalagi, rangkaian kegiatan kerja gubernur setiap harinya sangat padat.
Sehingga, diperlukan kendaraan yang ramah lingkungan. Terlebih, sejak munculnya masalah polusi udara di Jakarta, Pemprov DKI terus mengimbau masyarakat menguragi penggunaan kendaraan BBM.
"Target-target untuk menekan polusi udara Jakarta itu harus mulai dari diri Pemprov DKI Jakarta sendiri. Jadi, bagaimana kita mengajak masyarakat kemudian kita sendiri boros dengan polusi," ucap Syafrin.
Ia juga menyatakan pembelian moge listrik termasuk mobil dinas listrik pejabat Pemprov DKI merupakan tindak lanjut dari perintah Presiden Joko Widodo.
Hal itu tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) sebagai Kendaraan Dinas Operasional dan/atau Kendaraan Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
"Ada Instruksi Presiden Nomor 7 terkait pemanfaatan kendaraan motor listrik berbasis baterai untuk kendaraan dinas maupun perorangan. Nah, oleh sebab itu kami selaku Dishub memilih kendaraan listrik itu pertama untuk patroli," pungkas Syafrin.
Baca Juga: Baru Empat Hari Ludes, Pemprov DKI Akan Tambah Kuota Mudik Gratis
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Prabowo Pimpin Rapat Karhutla Kalimantan: Siapa yang Bisa Kasih Saya Presentasi?
-
KPK Periksa Stafsus Menhut Raja Juli, Dalami Dugaan Suap Bupati Kuansing
-
Ketua KONI Tersangka Korupsi Dana Hibah PON Aceh-Sumatera Utara Langsung Ditahan
-
Kredit Mobil Brio: Berapa Gaji Minimal yang Aman? Begini Simulasinya
-
Jangan Ukur Keberhasilan Politik dari Banyaknya Rapat dan Sorotan Kamera
-
Karhutla Kalimantan Makin Parah, Airlangga: Kegiatan Ekonomi Terganggu
-
9 Rekomendasi Skin Tint Ringan untuk Tampilan Segar dan Anti Dempul
-
KPK Bongkar Dugaan Rasuah di Pemkab Bogor, Upah Pungut hingga Pengadaan Barang Disorot
-
Krisis Air Bersih Meluas di Makassar, Ini Kecamatan Terdampak dan Cara Lapor
-
Sudah Disambut Baik, Pramono Anung Izinkan Warga Pati Demo di Jakarta: Itu Dijamin Demokrasi!