Suara.com - Polda Metro Jaya menyebut angka pemudik yang menggunakan sepeda motor pada Lebaran Idul Fitri 2024 mengalami penurunan jika dibandingkan tahun 2023. Sebab sebagian besar dari mereka memilih untuk memanfaatkan program mudik gratis.
Hal ini diungkap Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman. Dia mengatakan program mudik gratis efektif mengurangi angka pemudik yang menggunakan sepeda motor.
"Alhamdulilah minat sepeda motor juga mulai berkurang, sudah ada mudik gratis yang sudah dilakukan oleh baik oleh pemerintah, BUMN, Kepolisian sendiri juga ambil bagian sehingga untuk mudik menggunakan sepeda motor juga berkurang," kata Latif di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (9/4/2024).
Secara umum Latif juga menyampaikan bahwa pelaksanaan mudik di Jakarta pada tahun ini berjalan dengan lancar. Meski terdapat beberapa hambatan kecil.
"Dan juga untuk mudik jalur tol hambatan pun sangat kecil hanya ada beberapa kecelakaan tapi itu kecelakaan material, ini alhamdulilah khususnya di jalur tol. Begitu juga yang ke arah Merak juga berjalan dengan lancar, kita bekerjasama dengan Polda Banten," ujarnya.
Sebelumnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa puncak arus mudik Lebaran Idul Fitri 2024 terjadi pada H-4 atau Sabtu (6/4). Dia menilai puncak arus mudik tersebut berhasil dilampaui dengan baik.
"Jadi tadi dilaporkan bahwa terjadi persebaran, terjadi penambahan jumlah sekitar 6 sampai 7 persen dibandingkan mudik tahun 2023. Namun untuk puncak arus mudiknya bisa terlampaui dengan baik," kata Listyo usai memantau arus mudik di KM 70 Cikatama pada Senin (8/4) malam.
Jika dibandingkan tahun 2023, Listyo menyebut puncak arus mudik di Lebaran Idul Fitri 2024 mengalami pergeseran dari H-3 ke H-4. Meski secara manajemen telah baik, Listyo menilai masih diperlukan adanya evaluasi. Khususnya untuk menyikapi terjadinya kecelakaan maut di KM58 Tol Cikampek arah Jakarta.
"Ini tentunya menjadi evaluasi agar kita lebih masif lagi, mensosialisasikan terhadap pengemudi khususnya terhadap pengguna jalan agar betul-betul mempersiapkan diri dengan sebaiknya," pungkasnya.
Baca Juga: 880 Orang Ikut Mudik BUMN Semen
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius