Suara.com - Seorang perempuan berinisial EN (20) menjadi korban penganiayaan saat ingin menemui mantan kekasihnya, Gibran.
Peristiwa nahas itu terjadi di Jalan Mawar 7, Tugu Utara, Koja Jakarta Utara, pada Jumat (12/4/2024) malam lalu.
Namun, informasi penganiayaan tersebut menjadi viral setelah diunggah di media sosial (medsos), akun Instagram @wargajakarta.id.
Dalam rekaman yang diunggah terlihat dua remaja putri bergelut di tengah jalan, mereka saling pukul hingga menjambak rambut satu sama lain.
Peristiwa ini bermula ketika korban EN, ingin bertemu Gibran. Saat itu, EN mengajak rekannya yang bernama Yusuf.
“EN bersama rekannya Yusuf, hendak menemui mantan kekasihnya, Gibran,” tulis akun tersebut, dikutip Senin (15/4/2024).
Namun setibanya di lokasi, EN malah bertemu N yang merupakan kekasih baru dari Gibran. Tak senang kekasihnya bertemu dengan mantan pacar, N kemudian bergelut dengan EN.
Saat di lokasi, N tidak sendiri namun bersama gerombolan temannya. N dengan membabi buta menyerang EN.
EN bahkan sampai tersungkur ke aspal saat bergelut, namun N masih terus melakukan serangan.
Parahnya lagi, teman N bukan yang merekam peristiwa ini terus mengompori N agar terus melakukan penganiayaan.
"Terus, injek mukanya. Jedotin palanya," kata perekam video.
Tanpa mengenal belas kasihan, N terus menghajar wajah EN yang sudah tergeletak di aspal. Sementara Yusuf yang saat itu hanya mengantar EN, tak luput dari amukan. Remaja pria yang saat itu ada di lokasi ikut memukuli Yusuf.
Bahkan saat Yusuf mencoba menarik tubuh EN yang sudah berada di aspal, ia diserang kembali oleh geng tersebut.
Akibat peristiwa ini, korban mengalami luka lebam pada bagian kepala, dan langsung melaporkannya ke Polres Metro Jakarta Utara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Polisi Ungkap Jaringan TPPO Jual Beli Bayi Lintas Daerah, Beroperasi dari Jakarta hingga Papua
-
KPK Perluas Pemeriksaan Kasus Pemerasan di Pati, Mantan Pejabat hingga Kades Dipanggil
-
Pelajar 16 Tahun Pukul Kakak Kandung hingga Tewas di Kelapa Gading, Polisi Dalami Motif Pelaku
-
Selain Kades, KPK Seret Eks Wabup dan Eks Ketua DPRD Pati Jadi Saksi Kasus Pemerasan Sudewo
-
Usulan KSPI THR H-21 Ditolak! Ini Kata Menaker Soal Batas Waktu Pembayaran THR Idulfitri 2026
-
DPR Desak Pemerintah Sanksi Perusahaan Pelanggar THR: Jangan Jadi Pola Menahun
-
BEM SI Kritik Keras Polri, Soroti Dugaan Pembunuhan Arianto Tawwakal di Tual
-
Wajib Tutup Selama Ramadan? Ini Daftar Tempat Hiburan Malam di Jaksel yang Disegel Pemprov DKI
-
Said Didu Bongkar Sisi Lain Hambalang: Beda Kelas Pengusaha Industri vs Pengeruk Kekayaan Alam