Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto mengaku rata-rata data pengaduan masyarakat (dumas) yang diterima di kementerian yang dipimpinnya terkait masalah konflik agraria.
"Dumas yang ada di Kemenko Polhukam hampir 50 persen bahkan lebih adalah permasalahan agraria, permasalahan pertanahan, permasalahan sengketa tumpang tindih, permasalahan semua," kata Hadi di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2024).
Meski begitu, dia menekankan bahwa pihaknya terus berupaya untuk menyelesaikan berbagai persoalan agraria di Indonesia.
Baca Juga:
Terlebih, Hadi juga memiliki pengalaman sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) sebelum menggantikan Mahfud MD sebagai Menko Polhukam pada Februari 2024.
Pengalaman selama lebih dari satu tahun itu diharapkan bisa membuatnya mengatasi persoalan agraria yang diadukan masyarakat ke Kemenko Polhukam.
"Bagi saya cukup bisa membantu menyelesaikan permasalahan. Walaupun saya harus menambah ilmu-ilmu lain terutama ilmu HTN, Hukum Tata Negara," tutur Hadi.
Baca Juga:
Baca Juga: Jelang Arus Mudik Lebaran 2024, Menkopolhukam Bahas 'Abnormal Condition' Pelabuhan Merak
Menko Polhukam Hadi Sebut Demo Tolak Hasil Pemilu Bakal Meningkat, Begini Skalanya!
"Mari kita buka masing-masing untuk menyelesaikan permasalahan yang selalu disampaikan oleh masyarakat," tambah dia.
Lebih lanjut, Hadi juga menegaskan perlunya stabilitas aspek lain dalam ranah kerja Kemenko Polhukam yaitu politik, hukum, dan keamanan.
Untuk mencapai politik, hukum, dan keamanan yang stabil, Hadi menyebut perlunya koordinasi dan kerja sama dengan kementerian dan lembaga lainnya.
"Berkat kerja sama saling mengisi karena kita menjaga satu sama lain untuk bisa sukseskan tugas kita tugas sangat berat," tandas Hadi.
Berita Terkait
-
Jelang Arus Mudik Lebaran 2024, Menkopolhukam Bahas 'Abnormal Condition' Pelabuhan Merak
-
Dengar Kabar Anggota TNI Aniaya Anggota OPM di Papua, Menko Polhukam Langsung Panggil Jenderal Agus Subiyanto
-
Sirekap KPU Masih Bermasalah Menjelang Pengumuman, Menkopolhukam Pastikan Pencatatan Suara Aman
-
Menko Polhukam Tegaskan Hasil Pemilu 2024 Diumumkan 20 Maret
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
-
Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi
-
Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
Terkini
-
Respons Krisis Global hingga TNI Gugur di Lebanon, Parlemen RI Inisiasi Kaukus Perdamaian Dunia
-
Dasco Kawal Detail Persiapan Haji 2026, Wamenhaj Dahnil Anzar Siapkan Terobosan Demi Jemaah
-
Prabowo Perintahkan Rebut Lahan Negara yang 'Dicaplok' Pihak Lain: Gunakan untuk Rumah Rakyat!
-
Artemis II Pecahkan Sejarah: Sisi Gelap Bulan Akhirnya Bisa Dilihat Manusia
-
Siapa Majid Khademi? Bos Intelijen Iran yang Gugur dalam Serangan AS dan Israel
-
Merasa Dizalimi, Kerry Cs Laporkan 4 Hakim Perkara Pertamina ke KY dan Bawas MA
-
Aktivis Pro Palestina Desak Malaysia Batasi Ekspor Rare Earth ke AS, Berpotensi Jadi Mesin Perang
-
Konflik Timur Tengah Memanas, Kenapa Harga Plastik di Pasar Ikut Mahal?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Ojol Meningkat, Komnas Perempuan Soroti Soal Rekrutmen Driver
-
Tiga Saksi Biro Travel Diperiksa, KPK Dalami Keuntungan Ilegal Kuota Haji 2023-2024