Suara.com - Sungguh bikin kaget warga di Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim). Seorang bocah yang diperkirakan berusia lima tahun diceritakan mampu mengendarai mobil dinas milik PLN.
Akibat kejadian tersebut, bocah lima tahun viral di media sosial. Peristiwa tersebut bermula saat bocah tersebut kedapatan mengendarai mobil dinas milik PLN.
Bahkan kejadian tersebut mengakibatkan mobil dinas milik PLN tersebut menabrak pengendara lainnya. Salah satu akun yang membagikan peristiwa ini ialah Instagram @kalimantan_berbagi_info.
Baca Juga:
Nyamar Jadi Petugas PLN, Pencuri di Tanjungpinang Gasak Emas di Rumah yang Tinggal Mudik
Diceritakan di akun media sosial tersebut jika peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (19/4/2024) kemarin. "Viral bocah lima tahun di Samarinda nekat bawa mobil PLN hingga menabrak kendaraan lain," tulis akun dikutip Suara.com pada Minggu (21/4/2024).
Bocah juga pun terlihat kebingungan karena sempat juga dikerumunkan warga. Sementara mobil Kijang Inova putih-biru berlogo PLN terparkir tidak jauh dari jalan tersebut.
Warga ramai-ramai menanyakan keberadaan kedua orang tuanya.
Baca Juga: Bikin Warga Samarinda Geger, Bocah 5 Tahun Kendarai Mobil PLN Hingga Tabrak Pengendara
"Bisa dia bawa?" tanya seorang warga mempertanyakan.
"Bisa dia tadi, pelan-pelan," jawab warga lainnya.
Dalam video juga terlihat petugas PLN mendatangi kerumunan warga tersebut.
Terlihat juga salah satu warga menyerahkan bocah ke petugas PLN guna diantarkan ke orang tuanya.
"Minta tolong diantarkan saja. Urusan bapaknya (si bocah) ini," kata warga lainnya.
Berita Terkait
-
Bikin Warga Samarinda Geger, Bocah 5 Tahun Kendarai Mobil PLN Hingga Tabrak Pengendara
-
2000 Persen Meningkat, Penggunaan SPKLU Kalselteng untuk Kendaraan Listrik
-
Erick Thohir Minta PLN Hingga BUMN Farmasi Borong Bahan Baku Imbas Penguatan Dolar AS
-
Gibran Satset Telpon Dirut PLN Bantu Listrik Kampung di Papua, Netizen Bandingkan dengan Jokowi: 2 Periode Kemana Aja?
-
3 Kali Lipat Transaksi SPKLU Terjadi Saat Libur Lebaran 2024, Ini Perincian Kendaraan Hemat
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Pengamat: Dasco Kini Jadi 'Buffer Power' Presiden, seperti Taufiq Kiemas dan Yenny Wahid Dulu
-
KPK Segera Tahan Gus Yaqut dan Gus Alex usai Audit Kerugian Negara Rampung
-
Rhenald Kasali: Kita Hidup di Abad Ketidakpastian, Saat Perasaan Menggerakkan Dunia Digital
-
Banjir Ganggu Transjakarta Pagi Ini, 3 Rute Dialihkan dan Sejumlah Halte Tak Terlayani
-
Menag Nasaruddin Umar: NU Pesantren Besar, Kuat karena Akhlak dan Moderasi
-
Prabowo Batal Hadiri Puncak Harlah 1 Abad NU di Istora, Rais Aam Juga Tak Hadir
-
Rhenald Kasali Ingatkan Media: Jangan Jadi Budak Algoritma, Engagement Bisa Pengaruhi Kebijakan
-
PBNU Dukung Langkah RI Masuk Board of Peace, Gus Yahya: Demi Masa Depan Palestina
-
Air Mulai Surut, Tapi Jakarta Belum Sepenuhnya Aman: 30 RT Masih Dikepung Banjir
-
Jokowi ke Makassar, Pidato di Rakernas PSI: Ada Kejutan Soal Posisi Strategis?