Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin mengecam keras tindakan Wakil Ketua DPRD DKI dari Fraksi PAN, Zita Anjani yang pamer minuman starbucks saat umroh di Mekkah melalui media sosialnya. Menurut dua yang dilakukan Zita itu telah melukai hati umat Islam.
Pasalnya, Starbucks merupakan produk yang dijual perusahaan pendukung Israel. Saat ini, umat Islam di Indonesia sedang memboikot produk tersebut.
"Apa yang dilakukan oleh Zita anjani jelas telah melukai hati umat Islam sedunia, bukan saja warga Palestina karena jelas telah mempromosikan untuk membantai Palestina," ujar Novel saat dihubungi, Jumat (26/4/2024).
"Karena serupiah membeli produk Israel keuntungannya untuk membeli senjata dan peluru untuk membunuh warga Palestina," sambungnya.
Ia pun meminta masyarakat tidak mengabaikan apa yang dilakukan oleh Zita selaku wakil rakyat.
"Masyarakat harus peka terhadap ulah wakil rakyat karena mereka adalah pilihan rakyat. Saya yakin masyarakat Indonesia peduli terhadap Palestina dan Israel adalah musuh bersama umat Islam di mana pun," ucapnya.
Novel pun mengajak masyarakat untuk turut memboikot Zita dan tak lagi memilih putra Ketum PAN Zulkifli Hasan itu pada Pemilu mendatang. DPRD juga diminta turut menindak Zita lewat Badan Kehormatan (BK).
"Rakyat jangan lupa karena ada balasan nantinya dan bagi yang sudah terlanjur pilih, agar dapil dari Zita untuk melaporkan ke MKD (Badan Kehormatan DPRD)," tuturnya.
Tanggapan Zita
Baca Juga: Intip Gaji Zita Anjani Per Bulan dari Rakyat, Tapi Malah Arogan Pamer Starbucks di Depan Kabah
Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani yang juga merupakan anak Ketum PAN Zulkifli Hasan mejadi cibiran publik saat ini. Bukan tanpa alasan, unggahan fotonya yang memamerkan produk Israel yaitu Starbucks hingga menutupi Ka'bah ketika umrah menjadi penyulutnya.
Menjadi sorotan publik, Zita Anjani justru membalas dengan membenarkan diri dan mengingatkan netizen bahwa tak harus geger dengan satu produk yang ia pamerkan hingga menutupi Ka'bah di Mekkah.
"Sibuk huru-hara cuma karena satu brand, padahal masih banyak yang harus diperhatiin kalau emang mau full support," ujar Zita dikutip dari Instagram pribadinya, Kamis (25/4).
Ia melanjutkan bahwa seharusnya netizen yang menghujatnya saat ini sadar dengan sejumlah barang yang mereka gunakan tak lain banyak dari produksi Israel. Ia juga mengingatkan dalam Islam juga ada makanan atau barang halal dan haram yang memang bisa dikonsumsi umat muslim.
Bahkan ia beranggapan bahwa warga yang memboikot satu brand yang terafiliasi dengan Israel yang hanya ikut-ikutan tidak membuat keren setiap orangnya. Bahkan ia mengingatkan agar masyarakat yang menghujat dirinya tak menggunakan produk Israel.
Unggahannya justru jadi senjata makan tuan. Zita Anjani seakan menjadi samsak online bagi jari netizen yang sejak awal mengkampanyekan untuk melemahkan Israel, berawal dari tak menggunakan produk Israel sama sekali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
Pakar Klarifikasi: Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Hanya Rp300 Juta, Bukan Rp100 Miliar
-
Selamat Tinggal Rompi Oranye? KPK Tak Akan Lagi Pamerkan Tersangka Korupsi di Depan Kamera
-
PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo
-
Subuh Mencekam di Tambora: Api Amuk 15 Bangunan, Kerugian Tembus Rp1,7 Miliar
-
Trump Dikabarkan Kirim Operasi Khusus Militer AS untuk 'Caplok' Greenland