Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi tampak kompak dengan sejumlah menteri menggunakan jersey tim nasional Indonesia saat nonton bareng laga semifinal Piala Asia U-23. Nobar Timnas Indonesia Vs Uzbekistan diselenggarakan di Istana Negara, Jakarta.
Pantauan Suara.com di lokasi, Jokowi satu meja duduk bersama Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, dan Menkominfo Budi Arie Sadikin.
Jokowi sempat melihat ke arah wartawan yang sedang mengambil suasana nobar di dalam Istana Negara. Selanjutnya, mata Jokowi fokus tertuju pada layar lebar yang menyiarkan pertandingan.
Kepala Negara dan sejumlah menteri terlihat menyambut dengan semangat sambil bertepuk tangan kala pertandingan hendak dimulai.
Diketahui Jokowi turut mengundang para relawan dan sejumlah menteri dalam acara nobar tim nasional Indonesia U-23 melawan Uzbekistan.
Prediksi Skor
Sejumlah menteri di kabinet Presiden Jokowi turut hadir di Istana Kepresidenan untuk hadir dalam acara nonton bareng tim nasional yang digelar Jokowi di Istana, Senin (29/4) malam.
Mereka yang hadir turut memberikan prediksi skor. Hasilnya, berapaun skor yang diperkirakan, semua jajaran menteri berharap skuad Garuda Muda dapat memperoleh kemenangan atas Uzbekistan.
Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie memprediksi Indonesia bisa membuat dua gol ke gawang lawan. Sebaliknya, ia memperkirakn Uzbekistan hanya bisa mencetak satu gol sehingga skor akhir 2-1 untuk Indonesia.
Baca Juga: Ternyata 7 Personel Timnas Indonesia U-23 ini Pernah Dipermalukan Uzbekistan
"Pokoknya hakulyakin menang. Kalau angka mungkin 2-1 lah," kata Budi di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (29/4/2024).
Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memperkirakan pertandingan yang disiarkan malam ini akan berlangsung ketat. Walau begitu, anak-anak asuhan Shin Tae-Yong diprediksi bakal mencetak lebih banyak gol.
"Ada 2 angka yang saya sampaikan, antara 1-0 atau 2-1, jadi kita menang. Yang penting kita menang dan kita ikut olimpiade," kata Budi.
Hal senada disampaikan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Ia melihat lawan kali ini, yaitu Uzbekistan memiliki kekuatan baik di lini serang maupun bertahan.
Meski begitu, ia optimis Garuda Muda tetap bisa unggul dalam permainan dan gol.
"Saya yakin mudah-mudahan bisa memenangkan pertandingan ini. (Prediksi) kita bisa menggolkan dua lah, menang," kata Basuki.
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan atau Zulhas mengamini prediksi Basuki. Ia berharap perkiraan gol tersebut menjadi kenyataan sehingga bisa membuat Indonesia masuk ke babak final dan mengunci tiket ke Olimpiade Paris 2024.
"Saya sepakat dengan Pak Basuki dapat dua golin," kata Zulhas.
Zulhas enggan memandang sebelah mata kekuatan dari timnas Uzbekistan. Tetapi ia juga yakin bahwa Indonesia memiliki materi pemain dan pelatih yang mumpuni untuk mengimbangi permainan Uzbekistan.
"Menurut para pakar mereka memiliki segalanya tapi jangan lupa kita punya pelatih yang hebat. Kita punya ketua umum PSSI yang hebat juga, apalagi pemainnya yang paling doa seluruh rakyat Indonesia," kata Zulhas.
Sementara itu Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang tiba bersamaan dengan Basuki dan Zulhas, memiliki prediksi berbeda. Menurutnya timnas Indonesia tetap akan memenangkam pertandingan, tetapi melalui pertandingan sengit hingga babak adu penalti.
"Nanti sampai selesai seri 0-0 atau 1-1 terus pas adu penalti kita menang, seperti kata .. doanya orang Indonesia yang banyak jadi menang," ujarnya.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan seluruh masyarakat Indonesia, khsususnya petani di Indonesia turut mendoakan kemenangan untuk timnas Indonesia.
Meski begitu, Amran tidak memprediksi jumlah gol dalam pertandingan yang disiarkan nanti malam. Ia hanya berharap Indonesia bisa mencetak banyak gol.
"Kita doakan menang. Makin banyak, makin bagus," kata Amran.
Berita Terkait
-
Kontroversi VAR Timnas Indonesia U-23 vs Uzbekistan: Potensi Penalti Berubah Dropped Ball
-
CEO Microsoft Satya Nadella 3 Kali Kunjungi Indonesia
-
Ternyata 7 Personel Timnas Indonesia U-23 ini Pernah Dipermalukan Uzbekistan
-
Prediksi Menteri-menteri Jokowi yang Nobar di Istana; Dari Skor 2-1 hingga Menang Adu Pinalti untuk Indonesia
-
Jika Timnas Indonesia U-23 Juara Piala Asia, Arief Muhammad Siap Gelontorkan Rp100 Juta
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!
-
Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos
-
Siap Berdebat dengan Menteri Pigai Soal HAM, Zainal Arifin Mochtar: Bukan Teoretis tapi Tagih Janji
-
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil
-
Geger Mobil Dinas Rp8,5 M, Golkar "Semprot" Gubernur Kaltim: Ukur Kondisi Rakyat