Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan atau Zulhas mengamini prediksi Basuki. Ia berharap perkiraan gol tersebut menjadi kenyataan sehingga bisa membuat Indonesia masuk ke babak final dan mengunci tiket ke Olimpiade Paris 2024.
"Saya sepakat dengan Pak Basuki dapat dua golin," kata Zulhas.
Zulhas enggan memandang sebelah mata kekuatan dari timnas Uzbekistan. Tetapi ia juga yakin bahwa Indonesia memiliki materi pemain dan pelatih yang mumpuni untuk mengimbangi permainan Uzbekistan.
"Menurut para pakar mereka memiliki segalanya tapi jangan lupa kita punya pelatih yang hebat. Kita punya ketua umum PSSI yang hebat juga, apalagi pemainnya yang paling doa seluruh rakyat Indonesia," kata Zulhas.
Sementara itu Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang tiba bersamaan dengan Basuki dan Zulhas, memiliki prediksi berbeda. Menurutnya timnas Indonesia tetap akan memenangkam pertandingan, tetapi melalui pertandingan sengit hingga babak adu penalti.
"Nanti sampai selesai seri 0-0 atau 1-1 terus pas adu penalti kita menang, seperti kata .. doanya orang Indonesia yang banyak jadi menang," ujarnya.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan seluruh masyarakat Indonesia, khsususnya petani di Indonesia turut mendoakan kemenangan untuk timnas Indonesia.
Meski begitu, Amran tidak memprediksi jumlah gol dalam pertandingan yang disiarkan nanti malam. Ia hanya berharap Indonesia bisa mencetak banyak gol.
"Kita doakan menang. Makin banyak, makin bagus," kata Amran.
Baca Juga: Ternyata 7 Personel Timnas Indonesia U-23 ini Pernah Dipermalukan Uzbekistan
Berita Terkait
-
Kontroversi VAR Timnas Indonesia U-23 vs Uzbekistan: Potensi Penalti Berubah Dropped Ball
-
CEO Microsoft Satya Nadella 3 Kali Kunjungi Indonesia
-
Ternyata 7 Personel Timnas Indonesia U-23 ini Pernah Dipermalukan Uzbekistan
-
Prediksi Menteri-menteri Jokowi yang Nobar di Istana; Dari Skor 2-1 hingga Menang Adu Pinalti untuk Indonesia
-
Jika Timnas Indonesia U-23 Juara Piala Asia, Arief Muhammad Siap Gelontorkan Rp100 Juta
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029