Suara.com - Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta, Ahmad Wahid tengah menjadi perbincangan setelah salah satu tarunanya tewas lantaran diduga dianiaya senior.
Polisi pun akhirnya menetapkan 4 tersangka kasus kekerasan terhadap taruna tingkat satu STIP bernama Putu Satria Ananta (19).
Ahmad Wahid, menyatakan bahwa tewasnya taruna Putu Satria murni masalah pribadi antara korban dengan seniornya yang diduga melakukan penganiayaan.
Lantas siapakah Ahmad Wahid, petinggi STIP yang jadi sorotan usai tarunanya meninggal dunia?
Profil Ahmad Wahid
H Ahmad Wahid, ST MT MMarE lahir di Dodaiya Kepulauan Selayar Sulawesi Selatan pada 25 Juli 1965. Ia memulai pendidikanya di SDN Tile-Tile (1977) kemudian melanjutkan ke SMPN 1 Benteng (1981).
Pada 1984, Ahmad Wahid melanjutkan pendidikan di SMAN Selayar. Ia merupakan lulusan D-IV Pendidikan dan Latihan Ahli Pelayaran Jakarta Jurusan D-IV Nautika (1996).
Ia merupakan S1 Universitas Hasanuddin Makassar Jurusan Teknik Perkapalan (2001) dan S2 Universitas Hasanuddin Makassar (2006).
Jabatan yang pernah diemban Wahid di antaranya sebagai Kepala Subbag Administrasi Akademik (2003), Kabag Administrasi Akademik dan Ketarunaan (2004), Kepala Divisi Pengembangan Usaha (2010 - 2011).
Kemudian Kepala Politeknik Pelayaran Barombong (2013), Direktur Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar (2015), Kepala Kantor KSOP Kelas II Bitung (2017), Kepala Kantor KSOP Kelas I Tanjung Emas (2017 - 2019), Kepala Kantor KSU Makassar (1019 - 2021). Direktur Perkapalan dan Kepelautan (2021 - Sekarang).
Selain itu, Ahmad Wahid juga pernah mendapatkan penghargaan Satya Lancana Karya Satya 20 pada tahun 2014.
Berita Terkait
-
Anggaran Cuma Rp2,9 M, BPOM Tak Sanggup Awasi Keamanan Menu MBG
-
Kasus Ketamin Melonjak 300 Persen, BPOM Siapkan Gerakan Nasional Lawan Penyalahgunaan Obat
-
BPOM Perbarui Aturan Cemaran Mikroba, Batasi Kandungan Bakteri pada Mi Instan hingga Bakso
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
BPOM: 70 Persen Pangan Ilegal Impor di RI Berasal dari Malaysia, Banyak Masuk Jalur Tikus
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Jakarta Dikepung Banjir: 115 RT Terendam, Ketinggian Air di Jaksel Tembus 2,4 Meter!
-
UMKM RI Terjebak 'Simalakama': Pintar Produksi Tapi Gagal Jual Gara-gara Gempuran Barang Impor!
-
Kontroversi Perayaan Ulang Tahun Menteri Israel, Pakai Kue Bentuk Tali Hukuman Gantung
-
Habib Rizieq Tuding 'Jenderal Baliho' Pengaruhi Prabowo Soal Yaman, Dudung: Tidak Usah Didengerin!
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah
-
Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa