Suara.com - Sejumlah nama dirumorkan bakal menduduki menteri di kabinet Prabowo-Gibran. Salah satu nama yang muncul ialah Ronny Franky Sompie. Eks Kapolda Bali itu dirumorkan bakal duduki Menteri Hukum dan HAM (Menkumham).
Sosok Ronny F Sompie di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM bukan orang baru. Ronny sempat dilantik menjadi Yasonna H. Laoly duduki jabatan Direktorat Jenderal Imigrasi.
Ronny F Sompie merupakan jebolan Akmil 1984 kelahiran Manado, Sulawesi Utara pada 17 September 1961. Ronny sendiri diketahui memiliki ayah yang merupakan prajurit TNI AL, Gimon Maxmillian Sompie.
Baca juga:
Menjadi anak kolong, Ronny kecil harus berpindah-pindah rumah karena mengikuti dinas sang ayah.
Ronny tercatat bersekolah di SD GGMIM Sukur, Kecamatan Airmadidi, Minahasa. Ia lalu melanjutkan SMP di SMP Negeri Airmadidi. Ia kemudian masuk Akmil pada 1984.
Lulus dari Akmil, Ronny tercatat pernah menduduki sejumlah jabatan di lingkungan Polri.
Pada 2003, Ronny menjabat sebagai Kapolres Sidoarjo pada 2003. Dua tahun setelahnya, ia menjadi Direskrimum Polda Sumut. Pada 2009, Ronny ditunjuk menjadi Kapolwiltabes Surabaya.
Namun jabatan itu diembannya tak lama karena Ronny ditunjuk menjadi Karo Ops Polda Metro Jaya. Setahun setelahnya, ia menjadi Karo Ortala Sderenbag Polri.
Baca Juga: Giliran PAN Dorong Yandri Susanto Jadi Menteri Prabowo
Tiga tahu setelah itu, pada 2013, Ronny ditunjuk menjadi Kadiv Humas Polri. Lau menjadi Kapolda Bali pada 2015 gantikan Irjen Pol. Benny Mokalu.
Baca juga:
Pada 2019, Ronny F Sompie mendapat anugrah Bintang Jasa Utama dari Presiden Joko Widodo. Ronny kemudian memutuskan untuk terjun ke dunia politik.
Di kontestasi Pemilu 2024, Ronny diketahui menjadi calon legislator Partai Golkar. Ia maju di dapil Sulut. Pernah menduduki jabatan publik, kira-kira berapa harta kekayaan dari Ronny F Sompie?
Jika merujuk pada data LHKPN yang dilaprkan Ronny pada periodik 2018, Ronny memiliki harta kekayaan sebesar Rp37 miliar.
Harta Ronny itu terbagi menjadi tanah, bangunan dan kendaraan bermotor. Dari data kekayaan Ronny periodik 2018, sejumlah tanahnya tersebar di Minahasa dan Surabaya.
Berita Terkait
-
Giliran PAN Dorong Yandri Susanto Jadi Menteri Prabowo
-
Ini Pekerjaan yang Bakal Dilakukan Sri Mulyani Jika Tak Jabat Menkeu di Era Prabowo
-
Prabowo Tambah Kementerian Jadi 40 Pos, Jokowi Akui Tak Ikut Campur
-
Pengamat Tri Sakti Pesimis Soal Penambahan Kementerian: Pemerintahan Gemuk Tak Efektif
-
Besar-besaran Kabinet Menteri Masa ke Masa: Kabinet Prabowo Paling Gemuk?
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian