Suara.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mendapat tugas menjadi Staf Khusus (Stafsus) Presiden dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Grace Natalie menjadi Stafsus Jokowi bersama mantan Deputi Kepala Staf Kepresidenan Juri Ardiantoro.
Koordinator Stafsus Presiden, Ari Dwipayana menyatakan Grace Natalie dan mendapatkan penugasan sebagai Stafsus Presiden menjalankan tugas khusus sesuai arahan Jokowi mulai Rabu (15/5/2024).
Sejalan dengan itu, penunjukan Grace Natalie sebagai stafsus menuai kontroversi. Bahkan ada yang menyinggung soal petugas Presiden dengan mengaitkan istilah petugas partai.
"Dulu para resek sama istilah "Petugas Partai" nya PDIP, kini menye-menye senang disebut jadi "Petugas"," cuit akun X @DavidWijaya82, Rabu (15/5/2024).
Dalam postingannya tersebut, sang akun menyertakan link berita media online berjudul: Bertemu di Istana, Grace Natalie Ngaku Dapat Penugasan dari Jokowi.
Unggahan tersebut memicu reaksi beragam dari warganet.
"Si grace ini emang petugas yg ditugasi oleh boss petugas untuk bertugas menyelesaikan tugas yg bukan tugas nya dia yp tugas dr org yg gak tau menjalankan tugas," komentar netizen.
"Tugasnya ya seolah² bertugas karena ditugasi oleh petugas," sahut yang lain.
"Mamfaatin waktu 5 bulan lg, lumayanlah bang, daripada gk dpt apa. Petugas jokowi pun jadilah," sentil warganet.
Berita Terkait
-
Denny Sumargo Pernah Tolak Tawaran Politik dengan Mahar Ratusan Miliar: Hidup untuk Apa?
-
PSI Tegaskan Posisi: Tetap Pro-Jokowi dan Siap Kawal Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
Kejagung Dalami Jejak Korupsi Chromebook Sampai ke 'Ring 1' Nadiem Makarim
-
Bantu Gibran Bangun Papua, Prabowo Tunjuk Eks Jenderal hingga Eks Stafsus Jokowi
-
Profil Ahmad Dofiri, Purnawirawan Jenderal Polisi yang Masuk Bursa Kabinet Prabowo
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar