Suara.com - Mantan Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai bakal calon gubernur (cagub) di Pilkada Sumatera Utara (Sumut) 2024.
Meski PDI Perjuangan tak menampik bahwa Ahok banyak disebut di internal PDIP dalam pembahasan kandidat bakal cagub DKI Jakarta 2024, namun juga berpeluang masuk ke dalam bursa pemilihan gubernur atau Pilgub Sumut 2024.
Profil Basuki Tjahaja Purnama
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok lahir di Manggar, Belitung Timur, Bangka Belitung pada 29 Juni 1966. Dia merupakan anak pertama dari pasangan Indra Tjahaja Purnama dan Buniarti Ningsih.
Ahok memiliki empat adik yaitu Basuri Tjahaja Purnama, Fifi Lety Indra, Harry Basuki, dan Basu Panca Fransetio.
Masa kecil Ahok lebih banyak dihabiskan di Desa Gantung, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, hingga selesai menamatkan pendidikan sekolah menengah tingkat pertama. Setelah menyelesaikan pendidikan SD hingga SMP di Belitung, ia melanjutkan pendidikan menengah atas di SMA III PSKD Jakarta.
Ahok setelah lulus SMA kemudian melanjutkan studi di jurusan Teknik Geologi, Fakultas Teknik Universitas Trisakti dan berhasil mendapatkan gelar insinyur tahun 1990. Dia pun kembali melanjutkan pendidikan magisternya di Sekolah Tinggi Manajemen Prasetiya Mulya hingga 1994.
Ahok menikah dengan Veronica Tan pada 1997 dan dikaruniai 3 buah hati yaitu Nathania Purnama, Nicholas Purnama, Daud Albeenner Purnama. Namun keduanya memutuskan bercerai pada 2018.
Lama berselang, Ahok kemudian menikah lagi dengan wanita bernama Puput Nastiti Devi pada tahun 2019. Dari pernikahannya tersebut, mereka dikaruniai anak bernama Yosafat Abimanyu dan Sarah Eliana Purnama.
Pada 2006, Ahok dinobatkan oleh Majalah TEMPO sebagai salah satu dari 10 tokoh yang mengubah Indonesia. Tahun 2007, ia dinobatkan sebagai Tokoh Anti Korupsi dari penyelenggara negara oleh Gerakan Tiga Pilar Kemitraan yang terdiri dari KADIN, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara, dan Masyarakat Transparansi Indonesia.
Lalu tahun 2013, Ahok mendapatkan penghargaan Bung Hatta Anti-Corruption Award (2013) dan Gus Dur Award pada tahun 2016.
Ahok mengawali karier di dunia bisnis dengan mendirikan CV Panda yang bergerak di bidang kontraktor pertambangan PT Timah pada 1989.
Setelah mendapatkan gelar magister, dia menjabat sebagai staf direksi bidang analisa biaya dan keuangan proyek di PT Simaxindo Primadaya yang bergerak di sektor kelistrikan.
Dengan berbekal ilmu pengetahuan dan pengalaman bekerja, Ahok juga mendirikan PT Nurindra Ekapersada yang merupakan awal perjalanan dari Gravel Pack Sand (GPS) pada 1992.
Tiga tahun setelahnya, Ahok berhenti bekerja di PT Simaxindo Primadaya dan memilih kembali ke kampung halaman untuk mengembangkan usahanya. Setelah berhasil, dia mencoba membangun bisnis baru yang mengelola pasir kuarsa di Bangka Belitung.
Selain memiliki keahlian berbisnis, Ahok melebarkan sayapnya ke bidang politik. Dia awalnya bergabung bersama Partai Indonesia Baru (PIB) pada 2004 dan ditunjuk sebagai ketua DPC PIB Kabupaten Belitung.
Tag
Berita Terkait
-
Veronica Tan: Perempuan yang Berdaya Secara Ekonomi Lebih Kuat Hadapi Kekerasan
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Cukup Sekali Cerita! Pemerintah Janji Respons 1x24 Jam Laporan Kekerasan Perempuan dan Anak
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif
-
Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana
-
Wamendagri Wiyagus Apresiasi Pengobatan Gratis dan Donor Darah oleh Pemprov Papua
-
Dor Dor! Penembakan Sadis di Sekolah SMA, 3 Siswa Tewas Mengenaskan di Filipina
-
Fokus Urus Perut Rakyat, AHY Ingatkan 2029 Masih Lama Saat Ditanya Isu Prabowo-Gibran 2 Periode
-
Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN
-
ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika
-
Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota
-
Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai
-
Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP