Suara.com - Indira Yusuf Ismail adalah Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar. Sosok inspiratif yang selalu mendampingi suaminya, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto, yang telah menjabat dua periode sejak 2014 - 2024.
Indira aktif di berbagai organisasi perempuan. Sebagai Ketua TP PKK, Ketua Dekranasda, dan Bunda PAUD Kota Makassar.
Dalam organisasi, Indira menunjukkan komitmen kuat untuk mendukung program-program pemerintah kota dan memberdayakan masyarakat.
Indira mengungkapkan menjadi istri Wali Kota Makassar berarti harus mendukung suami dan mengemban tanggung jawab di sejumlah organisasi.
Selain perannya sebagai ibu, Indira memastikan dirinya aktif dalam kegiatan yang bersinergi dengan program Pemkot Makassar.
Dia memberikan perhatian dan edukasi kepada anak-anak di tengah kesibukan ayah mereka sebagai Wali Kota, serta terus memberikan semangat kepada sang suami.
Indira menekankan pentingnya dukungan keluarga dalam peran publik, terutama dalam mendukung dan mendoakan suaminya.
Di luar peran domestiknya, Indira juga aktif berinteraksi dengan masyarakat. Sebagai Ketua TP PKK, ia sering turun lapangan untuk memberikan edukasi tentang kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan isu sosial.
Indira sangat fokus pada pendidikan dan pemberdayaan perempuan, yang menjadi prioritasnya sejak awal kepemimpinan Wali Kota Ramdhan Pomanto atau biasa disapa Danny Pomanto.
Baca Juga: Sosok Rahmady Effendy, Eks Kepala Bea Cukai Purwakarta yang Diperiksa KPK Gegara Hartanya Tak Wajar
Melalui program Jagai Anak’ta, Indira mendorong perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan dengan harapan menciptakan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera.
Indira berharap masyarakat aktif berpartisipasi dalam pembangunan Kota Makassar agar mencapai hasil yang lebih baik.
Indira Yusuf Ismail
Tempat dan Tanggal Lahir: Makassar 26 Februari 1968
Agama : Islam
Pendidikan
- SD Negeri Mangkura Kota Makassar (1976-19820
- SMP Negeri Islam Datumuseng Kota Makassar (1982-1984)
- SMA Negeri 1 Kota Makassar (1984-1986)
- Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin (1987-1990)
Organisasi
- Ketua TP PKK Kota Makassar
- Ketua Dekranasda Kota Makassar
- Bunda PAUD Kota Makassar
- Dharma Wanita Persatuan Kota Makassar
- Ketua Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia Kota Makassar
- Ketua Forum Multi Sektor TB Kota Makassar
- Ketua Saudagar Muslimah Indonesia Kota Makassar
Pengalaman Kerja
- Direktur Keuangan PT Danbintang Gelarancana
Hobi
- Olahraga
- Traveling
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua