Suara.com - Cucu Syahrul Yasin Limpo (SYL) Andi Tenri Bilang Radisyah Melati atau yang akrap disapa Bibie disebut dalam lanjutan sidang korupsi sang kakek di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (22/5).
Menurut keterangan saksi Kepala Badan Standardisasi Instrumen Pertanian Kementan, Fadjry Djufry, Bibie sempat mendapatkan fasilitas mobil milik Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Pertanian Kementan.
"Itu mobil kantor, mobil negara, yang kami pinjamkan selama beberapa tahun. Mobil Toyota NAV1," ucap Fadjry.
Fadjry bilang permintaan peminjaman mobil Kementan untuk cucu SYL tersebut dilakukan oleh mantan ajudan SYL, Panji Hartanto.
Fadjry menjelaskan peminjaman mobil tersebut dilakukan karena cucu SYL merupakan Tenaga Ahli Menteri di Biro Hukum Kementan.
"Saya dengar dari cerita teman-teman dan sekretaris pribadi Pak Menteri kalau cucunya tenaga ahli di Biro Hukum. Dia memang master hukum," tambahnya.
Dengan status tenaga ahli di Biro Hukum, Bibie tak hanya mendapatkan fasilitas mobil dinas, tapi juga gaji. Menurut saksi lainnya, Rininta Octarini, Bibie mendapat gaji sebesar Rp10 juta.
Awalnya gaji Bibie sebesar Rp4 juta namun dikelukan kurang. “Langsung ditransfer dari biro hukum. Setahu saya karena ada penyampaian dari pimpinan, kalau ada keluhan kekurangan honor,” kata Rini.
Di sidang 15 Mei 2024, juga terungkap Bibie mendapat transferan Rp20 juta dari Kementan.
Baca Juga: 5 Fakta Bayaran Nayunda Nabila: Biduan SYL Disawer Rp100 Juta hingga Diangkat Jadi Honorer Kementan
"Tadi ditransfer Rp 20 juta nih. Penerima A Tenri Bilang Radisyah. Ini siapa nih? Bisa Saksi jelaskan?" tanya jaksa KPK Ikhsan Fernandi.
Saksi sekretariat Direktorat Jenderal (Sesditjen) Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan), Bambang Pamuji bahwa sosok A Tenri itu ialah cucu dari SYL.
Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga SYL menerima uang sebesar Rp 44,5 miliar hasil memeras anak buah dan direktorat di Kementan untuk kepentingan pribadi dan keluarga.
Bibie adalah putri dari Indira Chunda Thita, anak SYL. Bibie sebenarnya berstatus calon istri orang. Pada Maret 2021, ia dilamar perwira polisi bernama M Ikhsan Rangga.
Ikhsan yang memiliki pangkat AKBP itu melamar Bibie di kediaman pribadi SYL di Makkasar. Bahkan saat itu sudah digelar acara Mappetuada. Mappetuada berasal dari kata Bugis yang berarti memutuskan perkataan tentang pernikahan. Tradisi ini akan mempertemukan kedua keluarga dari calon mempelai pria dan mempelai perempuan.
Kala itu, orang tua AKBP Ikhsan Kombes Pol Dedy Irianto dan Kartika Irianto datang langsung untuk meminang alumni S2 Hukum Unhas itu. Momen lamaran itu turut dihadiri oleh Wakil Bupati Gowa, H Rauf Mallagani ikut hadir bersama Wabup Bulukumba HA Edy Manaf dan Wabup Takalar H Ahmad Dg Se're.
Berita Terkait
-
5 Fakta Bayaran Nayunda Nabila: Biduan SYL Disawer Rp100 Juta hingga Diangkat Jadi Honorer Kementan
-
Cerita Saksi Berikan Utang ke Pejabat Kementan Demi SYL, Masih Sisa Rp 1,6 Miliar Belum Dibayar
-
Vendor Ungkap Turut Bayar Biaya Rumah Sakit Istri Eks Menteri SYL
-
Enaknya Jadi SYL, Ingin iPhone Hingga iPad, Kementan Siap Membelikan!
-
Saksi Sebut Anak SYL Usulkan Seorang Pegawai Pemprov Sulsel Dapat Jabatan Di Kementan
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Mengapa Aparat Takut dengan Film 'Pesta Babi? Dokumenter yang Menguak Sisi Gelap Proyek di Papua
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!