Suara.com - Beredar video viral yang memperlihatkan ratusan orang rela mengantre di sebuah warung seblak. Mereka bukan untuk membeli seblak melainkan melamar untuk bisa bekerja di warung itu.
Video berdurasi 29 detik itu diunggah oleh akun tiktok @tenihartati10. Dalam video terlihat sejumlah orang yang didominasi perempuan sedang antre di sebuah komplek pertokoan.
Mereka juga terlihat membawa amplop yang berwarna cokelat yang berisi surat lamaran. Tidak hanya itu, ada juga beberapa orang yang sedang menulis surat lamaran secara manual menggunakan kertas HVS.
Diketahui antrean orang untuk bisa melamar di warung seblak itu terjadi di komplek pertokoan Pasar Sindangkasih, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Diketahui bahwa kegiatan walk in interview itu diadakan oleh pemilik warung seblak Bang Satria pada Jumat 17 Mei 2024. Di Ciamis, warung seblak ini memang cukup terkenal.
Terkait video yang viral ini, pemilik usaha warung seblak itu, Bang Satria buka suara. Menurutnya, para pelamar kerja itu mendapatkan roti dan air mineral dari pihaknya karena antre berjam-jam.
Melihat hal tersebut, dirinya merasa bersyukur video pelamar kerja yang sedang antre untuk melamar pekerjaan di depan warung seblaknya itu viral di media sosial.
“Kalau saya mah tanggapannya itu alhamdulilah karena bisa viral. Saat itu kegiatannya di hari Jumat, ketika toko lagi tutup,” ujarnya seperti dikutip dari Harapanrakyat.com--jaringan Suara.com, Jumat (24/5).
Namun bang Satria meminta maaf ke beberapa orang atau pihak yang mungkin saja merasa terganggu dengan video yang viral tersebut. Akan tetapi, hal itu tentu dikembalikan lagi kepada orang yang melihat.
Baca Juga: Kocak! Pelajar Ini Tertidur di Kelas, Bangun-bangun Sudah Jam 3 Pagi
“Saya minta maaf mungkin saja ada beberapa orang yang terganggu akan adanya video itu. Tapi, hal itu kita kembalikan lagi kepada orang yang nonton video tersebut,” ucapnya.
Satria berharap ada efek baik dari video viral tersebut. Seperti halnya mendorong untuk pemerintah sadar terutama dalam menyediakan loker atau lowongan pekerjaan bagi masyarakat.
“Kalau intinya sih mudah-mudahan saja bisa buat pemerintah sadar khususnya dalam kebutuhan loker (lowongan kerja), karena semakin hari banyak yang membutuhkan loker. Kemudian semoga saja yang saat ini membutuhkan kerja bisa segera menemukannya,” harapnya.
Berita Terkait
-
Kocak! Pelajar Ini Tertidur di Kelas, Bangun-bangun Sudah Jam 3 Pagi
-
Viral Aksi Nyeleneh Pria Terekam CCTV Keliling Hanya Kenakan CD: Dikira Nggak Kelihatan
-
Pilu 2 Bocah Putri Menangis Histeris Lihat Sang Ayah Tenggelam di Waduk, Publik Ikut Sedih
-
Video Viral Polisi Bongkar Kasus Gorengan Dicampur Bubuk Narkoba, Polda Metro Jaya: Hoaks
-
Viral Penampakan 9 Pilar Cahaya Misterius di Langit Jepang, Ternyata Bukan Alien
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak
-
5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal
-
Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang
-
Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap
-
Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku
-
PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional
-
Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik
-
Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran
-
Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi
-
PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu