Suara.com - Profil Danny Pradita, Direktur Utama PT Indonesia Asahan Alumunium atau PT Inalum disorot publik akibat dugaan korupsi yang merugikan negara hingga ratusan miliar rupiah.
Danny dikabarkan telah ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK bersama salah satu mantan Direktur Utama perusahaan gas swasta bernama Iswan Ibrahim (II). Tindakan rasuah tersebut diduga dilakukan Danny saat dirinya menjabat sebagai Direktur Komersial PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk / Perusahaan Gas Negara (PGN) pada 2016-2019 lalu.
Alih – alih diberhentikan dari jabatan, Menteri BUMN Erick Thohir justru mengangkat Danny Pradita sebagai Direktur Utama perusahaan yang sama pada 2023 lalu. Sementara, KPK menduga bahwa terdapat penyimpangan dalam proses pengadaan barang dan jasa di perusahaan plat merah tersebut.
Profil Danny Praditya
Melansir website resmi Inalum, Danny Pradita menyelesaikan Pendidikan di Master of Engineering dari Karlsruhe University of Applied Sciences (2004) dan Sarjana Teknik Metalurgi dari Universitas Indonesia (2001).
Sebelum bergabung dengan PT Inalum, sepanjang karier profesionalnya pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Citra Nusantara Gemilang, Direktur Utama pada Entitas Anak PT. Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN), PT. Gagas Energi Indonesia, Direktur Komersial PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN) dan Direktur Operasi PT. Medco Power Indonesia dan Direktur Operasi dan Portofolio MIND ID.
Dalam sebuah akun Linkedin yang mengatasnamakan dirinya, Danny diketahui fokus berkarier di bidang operasional tambang serta monetisasi yang berkelanjutan di industri pertambangan dan sumber daya mineral. Danny
mengelola integrasi dan penyelarasan lintas sektor di antara anggota holding, menerapkan cara kerja yang gesit sambil mendorong keunggulan operasi pertambangan dan kepatuhan terhadap ESG. Danny memiliki 15 tahun pengalaman dalam bidang monetisasi gas alam, gas ke listrik, manajemen pembangkit listrik, transisi energi, energi terbarukan, serta manajemen energi.
Selain Danny sebagai Direktur Utama, sejumlah tokoh penting juga turut mengisi jabatan strategis di PT Inalum. Antara lain, Benny Alexander Wiwoho sebagai Direktur Human Capital dan Rainaldy Harahap sebagai Direktur Operasi.
Baca Juga: Kasus Baru, Kejagung Tetapkan 6 Mantan GM PT. Antam Tersangka Korupsi Komoditas Emas
Terpisah, Corporate Secretary Inalum Mahyaruddin Ende belum bisa memastikan status tersangka itu, sebelum adanya informasi resmi dari KPK. "Nanti kami informasikan kembali lebih lanjut. Kami masih juga menunggu informasi resminya," kata Ende kepada Suara.com saat dikonfirmasi.
Sebelumnya, Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan telah menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi PGN. Meskipun demikian, Ali Fikri masih belum memerinci identitas kedua tersangka tersebut. Dia juga belum menjelaskan secara detail mengenai modus operandi dan kerugian negara yang diakibatkan oleh kasus korupsi ini.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Dirut Inalum Dikabarkan jadi Tersangka Korupsi oleh KPK?
-
Ini yang Buat Inalum Masih Pikir-pikir Buat IPO
-
Bos Inalum Buka Suara Soal Rencana IPO
-
Optimalkan Implementasi Aspek K3, Inalum Benchmark ke Pupuk Kaltim
-
MIND ID Dorong PT INALUM (Persero) Lakukan Kolaborasi untuk Kelola Lahan Produktif di Sumatera Utara
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?
-
Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru
-
Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan
-
Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula
-
DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal
-
Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji
-
Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko
-
Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas
-
Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum
-
Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru