Suara.com - Sebanyak 823 sepeda motor di Jakarta Selatan menjadi sasaran operasi cabut pentil alias OCP yang digelar petugas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan sejak awal Januari 2024 lalu. Ratusan kendaraan itu terpaksa dicabut pentil bannnya setelah kedapatan parkir sembarangan di bahu jalan.
"Penindakan saat ini masih terus berlangsung dengan melakukan tindakan OCP, penderekan dan melakukan angkut jaring," kata Kepala Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan Bernard Oktavianus Pasaribu dikutipn dari Antara, Rabu (5/6/2024).
Bernard menuturkan angka itu merupakan hasil penertiban yang dilakukan dari Januari sampai Mei 2024 di Jakarta Selatan (Jaksel).
Selain melakukan OCP kepada kendaraan roda dua, pihaknya juga melakukan terhadap lima kendaraan roda empat.
Kemudian juga melakukan penindakan angkut jaring sebanyak 15 kendaraan dan 582 kendaraan yang diderek dengan surat perjanjian.
"Kami juga melakukan penderekan.Sistem Informasi Manajemen Pendapatan Daerah (SIMPAD) kepada 35 kendaraan," katanya.
Lalu, petugas Sudinhub Jaksel juga menindak disertai Berita Acara Pemeriksaan (BAP) atau tilang untuk memberikan efek jera bagi pengendara yang tak menaati aturan. "Kami menindak 632 kendaraan dengan BAP polisi," ujarnya.
Selain itu, kendaraan yang melanggar aturan dikenakan sanksi denda sebesar Rp500 ribu berdasarkan Perda Nomor 5 Tahun 2012 tentang Perparkiran dan Perda Nomor 3 Tahun 2012 tentang Retribusi Daerah.
Pihaknya mengimbau kepada pemilik atau pengguna kendaraan tidak melanggar aturan yang sudah ada seperti tidak parkir di bahu jalan, trotoar ataupun tempat tanpa marka atau plang parkir.
Baca Juga: Pak Anies PSI Nanya: Kok Bisa 36 Unit Transjakarta Hilang, Siapa yang Tanggung Jawab?
Diharapkan penindakan ini mampu memberikan efek jera bagi pemilik kendaraan yang ada di wilayah Jakarta Selatan. (Antara)
Berita Terkait
-
Pak Anies PSI Nanya: Kok Bisa 36 Unit Transjakarta Hilang, Siapa yang Tanggung Jawab?
-
Dishub Medan Viral Polisikan Pedagang, Publik: Saya Lebih Percaya Tukang Martabak
-
Dishub DKI Ungkap Keterlibatan Ormas di Parkir Liar Minimarket, Jukir Kena Razia Diminta Berjanji
-
Laporkan Balik Perekam Video, Anggota Dishub Medan yang Viral Gegara Martabak Kena Hujat Netizen
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara