Suara.com - Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) buka suara menanggapi Kristianie, calon paskibraka dari Maluku yang batal mengikuti verifikasi di tingkat pusat. BPIP menyesalkan langkah Kristianie terhenti sampai tingkat provinsi karena kondisi kesehatan.
Melalui keterangan tertuli, BPIP menyampaikan penyesalan atas kasus Kristianie. BPIP menyampaikan bahwa bakal calon paskibraka yang akan mengikuti verifikasi di tingkat pusat, semuanya diwajibkan melaksanakan medical check up yang mencakup darah lengkap, fungsi ginjal (ureum kreatinin), fungsi liver (SGOT, SGPT), tes penyakit menular (anti HIV,VDRL,TPHA), urine, EKG dan rontgen Thorax PA.
Nantinya hasil medical check up disampaikan kepada panitia pusat untuk untuk dilakukan verifikasi. Selanjutnya panitia pusat menyampaikan nama calon paskibraka yang telah dilakukan verifikasi administrasi kesehatan untuk diberangkatkan mengikuti verifikasi lanjutan, termasuk pemeriksaan kesehatan lanjutan di Jakarta.
"Berdasarkan hasil verifikasi administrasi kesehatan calon paskibraka dari Maluku oleh panitia pusat BPIP, Kristianie Lumatalale dinyatakan memiliki catatan medis yang tidak memenuhi persyaratan kesehatan calon paskibraka tingkat pusat," tulis BPIP dalam keterangannya, dikutip Minggu (16/6/2024).
Menanggapi hasil verifikasi administrasi kesehatan tersebut, BPIP telah menyampaikan surat resmi kepada ketua panitia seleksi paskibraka tingkat Provinsi Maluku untuk menyampaikan nama calon pengganti berdasarkan urutan peringkat hasil seleksi tingkat provinsi disertai hasil medical check up.
"Kristianie Lumatalale, tidak direkomendasikan oleh tim dokter panitia tingkat pusat untuk berangkat ke Jakarta, berdasarkan verifikasi administrasi kesehatan, dengan mempertimbangkan kondisi kesehatan yang bersangkutan," tulis BPIP
Melalui surat resmi dari BPIP nomor 1715/PE.00.04/06/2024/- tanggal 7 Juni 2024 kepada ketua panitia seleksi paskibraka tingkat provinsi, BPIP menyampaikan jika Kristianie tetap ingin memaksakan diri mengikuti kegiatan verifikasi di tingkat pusat, Kristianie harus menyampaikan surat pernyataan dari orang tua atau wali yang menerangkan mengizinkan dan bertanggung jawab terhadap kondisi kesehatan maupun fisik Kristianie selama mengikuti kegiatan di Jakarta.
"Kristianie Lumatalale, tetap dapat mengikuti proses untuk menjadi paskibraka pada tingkat provinsi di Maluku. BPIP menghimbau kepada semua bakal calon paskibraka, agar senantiasa merawat dan menjaga kesehatan, mengingat pelaksanaan tugas seorang paskibraka menuntut kesiapan fisik dan mental yang prima, untuk keberhasilan pelaksanaan upacara kenegaraan," tulis BPIP.
Baca Juga: Atraksi Budaya Wonderful Rutong Berpotensi Kembangkan Industri Parekraf Kota Ambon
Berita Terkait
-
Viral Video Ragnar Oratmangoen 'Wak Haji' Pulang Kampung, Dapat Sambutan Meriah di Maluku
-
Mudik ke Maluku, Silsilah Keluarga Ragnar Oratmangoen Terungkap! Kerabatnya Bukan Orang Sembarangan
-
Karyawan Bank di Maluku Tilap Dana Rp 1,5 Miliar Titipan BI untuk Judi Online
-
Indonesia-Tiongkok Kolaborasi Sektor Transisi Energi dan Industri, Pabrik Baterai EV di Buli Dapat Sorotan
-
Ragnar Oratmangoen Bikin Warga Sekampung Heboh, Tengok Keluarga Besar di Maluku
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Ribuan Orang Sudah Manfaatkan Program Hapus Tato Gratis Baznas DKI Jakarta, Ini Syaratnya!
-
Bantuan Untuk Korban Bencana Sumatra Masih Berlanjut, Total Kemensos Telah Gelontorkan Rp 2,56 T
-
Menangguk Cuan di Musim Lebaran, Cerita Pekerja Proyek 'Banting Stir' Jadi Juragan Parsel di Cikini
-
Main Hujan Berujung Pilu, Bocah di Selong Hilang Terseret Arus Drainase di Dekat Sekolah
-
Kubu Gus Yaqut Persoalkan Kerugian Keuangan Negara Belum Jelas dalam Kasus Kuota Haji
-
Tabrakan Koridor 13, DPRD DKI Tak Terima Alasan Sopir Mengantuk: Direksi Transjakarta Akan Dipanggil
-
Viral Hobi Makan Gratis hingga Tipu Ojol, Wanita di Jakbar Kini Jadi Buruan Sudinsos!
-
6 Remaja Disergap Saat Mau Tawuran, Polisi Sita Senjata Tajam!
-
Pemukim Israel Bakar dan Corat-coret Masjid di Tepi Barat Saat Ramadan
-
Pasar Parungkuda Catat Kenaikan Daging Ayam dan Cabai Jelang Puasa