Suara.com - Polda Metro Jaya bakal memeriksa kejiwaan AK, tersangka pencabulan terhadap anak kandungnya yang viral di sosial media.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan, tes kesehatan mental bakal dilakukan oleh bagian biro SDM.
“Masih dalam keadaan stabil ya, sehat dalam pengawasan penyidik ditahan di rutan PMJ. Dijadwalkan minggu ini tes kesehatan mental namanya oleh bagian psikologi biro SDM,” kata Ade Ary, keoada awak media, Senin (17/6/2024).
Sejauh ini, jumlah tersangka dalam perkara asusila yang melibatkan anak ini masih berjumlah dua orang, yakni R dan AK. Kedua tersangka ini sama-sama melakukan pelecehan terhadap anak kandung mereka.
Meski demikian, lanjut Ade Ary, pihaknya masih melakukan patroli siber untuk mencapai hasil yang maksimal.
“Sampai dengan saat ini (tersangka) R dan AK tidak ada lagi. Sekali lagi patroli siber dilakukan bersama-bersama supaya hasilnya optimal. Tidak hanya dilakukan oleh kami saja tapi kalau masyarakat punya informasi tolong di-share juga,” ucapnya.
Sebelumnya, masyarakat sempat digemparkan dengan beredarnya video asusila antara ibu dan anak kandung.
Ada dua video asusila yang beredar, pemerannya pun berbeda. Kedua pemeran tersebut berinisial AK dan R yang telah dijadikan tesangka.
Dalam pengakuannya, kedua tersangka mengaku mulanya mereka ditawari pekerjaan dengan seseorang yang menggunakan Facebook bernama Icha Shakila.
Baca Juga: Sebelum Rampok Toko Jam Tangan Mewah, Tersangka HK Pantau Lokasi Dua Kali
Namun saat itu mereka diminta berpose tanpa busana. Namun hal itu malah membuat AK dan R mendapatkan ancaman jika foto tersebut akan disebar.
Akun Facebook Icha Shakila kemudian menawari kesepakatan, foto tersebutvtidak bakal disebar jika AK dan R mau membuat video porno dengan lawan main anaknya sendiri.
Tersangka juga diimingi uang oleh akun tersebut. Akibat terdesak ekonomi para tersangka kemudian mau melakukan perbuatan asusila tersebut.
Demi materi yang dijanjikan kedua tersangka ini tega menjadikan anak kandung mereka sebagai objek pemuas syahwat.
Berita Terkait
-
Klaim Jaga 24 Jam Nonstop, Polisi Larang Konvoi hingga Petasan di Jakarta saat Malam Takbiran
-
Bikin Netizen Geram, Unggahan Viral Sejoli Sedang Bercocok Tanam Di Pinggir Jalan Raya
-
Polda Metro Jaya Ingatkan Warga Tak Konvoi Takbir Keliling Saat Malam Takbiran Idul Adha
-
Polda Metro Jaya Masih Mencari M, Dalang Pembuat Video Asusila Ibu dan Anak Kandung
-
Tiko Suami BCL Segera Diperiksa Polisi Di Kasus Dugaan Penggelapan
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?
-
Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru
-
Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan
-
Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula
-
DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal
-
Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji
-
Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko
-
Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas
-
Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum
-
Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru