Suara.com - Ketua DPC Demokrat Kota Cilegon sekaligus bakal calon Wali Kota Cilegon, Awab menerima Surat Tugas konsolidasi dari Dewan Pimpinan Pusat atau DPP Partai Demokrat, Rabu (26/6/2024).
Surat tugas tersebut diserahkan langsung oleh anggota Satgas Pilkada DPP Samsul Bahara kepada bakal calon Wali Kota Cilegon Awab. Dalam surat tugas dengan Nomor:366 /ST/CAKADA/SATGAS.PD/VI /2024 itu, Awab diminta untuk melaksanakan sejumlah tugas dari DPP Partai Demokrat.
Bakal calon Wali Kota Cilegon, Awab mengatakan, dirinya bakal berikhtiar maksimal dalam proses Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Cilegon 2024. Ia kemudian memaparkan enam tugas yang diamanatkan DPP Partai Demokrat kepadanya.
Kata Awab, tugas pertama yang harus ia jalankan yakni melaksanakan komunikasi politik dengan partai-partai politik lain agar memenuhi syarat 20 persen untuk mencalonkan diri.
"Saya diminta melakukan komunikasi politik agar syarat dukungan koalisi minimal 20 persen untuk mengusung pasangan Calon Wali Kota Cilegon dan Calon Wakil Wali Kota Cilegon pada Pilkada 2024," kata Awab kepada awak media, Rabu (26/6/2024).
Kemudian, Awab diminta DPP Partai Demokrat mencari dan mengusulkan pasangan calon Wali Kota Cilegon. Mantan Kasat Intel Polres Cilegon ini juga diminta melaporkan hasil survey terkini dan koalisi Partai Politik yang sudah diperoleh kepada DPP Partai Demokrat.
Dalam kesempatan itu, Awab menyinggung soal perolehan suaranya di Pilkada Cilegon 2020 lalu ketika dirinya bersanding dengan Iye Iman Rohiman.
"Perolehan suara saya hampir 40.000 suara di Pilkada 2020 lalu, itu bisa kami jadikan modal untuk Pilkada saat ini. Lumbung-lumbung suara itu akan kami maksimalkan lagi dan tentunya bisa diperkuat dengan pasangan saya nanti," paparnya.
Sementara itu, Satgas Pilkada DPP Samsul Bahara mengungkapkan, surat tugas yang diberikan kepada Awab merespon usulan dari DPD Demokrat Banten.
Baca Juga: Robinsar Ditugaskan Demokrat Cari Wakil dan Koalisi Partai di Pilkada Cilegon 2024
"Dalam pelaksanaannya DPP Partai Demokrat akan melakukan monitoring dan evaluasi berdasarkan hasil laporan dan survey," kata Samsul Bahara.
Kata Samsul Bahara mengungkapkan, surat tugas kepada Awab itu diberikan untuk dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan sesuai dengan etika politik Partai Demokrat dan Perundangan undangan yang berlaku. Ia juga menyebut surat tugas itu berlaku selama 21 hari dan berakhir pada tanggal 15 Juli 2024.
Berita Terkait
-
Robinsar Ditugaskan Demokrat Cari Wakil dan Koalisi Partai di Pilkada Cilegon 2024
-
Bagi Ribuan Paket Daging, Ini Alasan Crazy Rich Cilegon Sembelih Sendiri Hewan Kurbannya
-
Koalisi Golkar dan PKS Makin Menguat, Robinsar Bidik Uyun Jadi Wakil?
-
Elektabilitas Helldy Agustian Ditempel Ketat Tiga Penantang, Dede Rohana Paling Impresif
-
Pengamat Politik: Helldy Agustian Berpotensi Gandeng Isro Mi'raj atau Nurrotul Uyun
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Usai OTT Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, KPK Bidik Sengketa Lahan di Kawasan Wisata
-
7 Langkah Mudah Reaktivasi PBI-JK yang Dinonaktifkan
-
Prabowo: Setiap Kali Mau Berantas Korupsi, Kelompok 'Garong' Serang Balik Pakai Kerusuhan
-
Di Istiqlal, MUI Ingatkan Perusak Lingkungan Adalah Kejahatan Besar di Mata Al-Qur'an
-
Pakai Baju Koko Putih, Prabowo Hadiri Acara Munajat Bangsa-Pengukuhan Pengurus MUI di Istiqlal
-
Sempat Kabur Saat OTT, Pemilik PT Blueray John Field Menyerahkan Diri ke KPK
-
Semarang Jadi Pelopor Meritokrasi di Jateng, 12 Pejabat Dilantik Lewat Sistem Talenta
-
Nyanyian Saksi di Sidang: Sebut Eks Menaker Ida Fauziyah Terima Rp50 Juta, KPK Mulai Pasang Mata
-
Diduga Demi Kejar 'Cuan' Bisnis, Anak Usaha Kemenkeu Nekat Suap Ketua PN Depok Terkait Lahan Tapos
-
Kapolres Tangsel Laporkan Gratifikasi iPhone 17 Pro Max ke KPK, Kini Disita Jadi Milik Negara