Suara.com - Artis Darius Sinathrya bikin heboh netizen di platform sosila media X. Ia mengomentari soal serangan siber di pusat data nasional.
Di akun X miliknya, suami Donna Agnesia ini diduga menyindir perihal serangan ransomware Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
"Mau hapus berkas, bakar gedungnya," cuit Darius seperti dikutip, Kamis (27/6/2024).
"Mau hapus data digital, pinjam tangan hacker," sambungnya. Cuitan dari Darius ini pun jadi ramai dan banyak dikomentari netizen.
"Biasalah bang biar ada pengadaan lagi," cuit salah satu netizen.
"Tapi bang ditangan anak kuda seperti gibran, ini semua pasti ga akan kejadian, ok gas ok gas," ungkap akun lainnya.
Bahkan ada netizen yang mengira cuitan itu dicuitkan oleh aktor Ferdi Nuril.
"Kirain tadi twit dari bang Fedi Nuril," cuit warganet.
Ada juga netizen yang kemudian singgung soal anak Darius dan Donna Agnesia, Diego Andres Sinathrya yang gagal lolos ke Timnas Indonesia U-16.
Baca Juga: Apa Itu Pusat Data Nasional yang Viral karena Diretas Hacker?
"Anak abang ga lolos seleksi timnas u 16 ga ada orang dalam sih," sindir akun lainnya.
Serangan Siber PDNS
Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hinsa Siburian yakin kalau data yang ada di Pusat Data Nasional (PDN) Sementara 2 tidak disebar hacker ke dark web.
Hinsa mengatakan, serangan siber ransomware yang menimpa PDNS 2 membuat data masih ada di tempat. Hanya saja data tersebut dalam keadaan terkunci.
"Jadi data itu ada di tempat, tapi keadaan terenkripsi. Enggak ada (data disebar ke dark web)," ungkapnya di Kantor Kominfo, Rabu (26/6/2024).
Meskipun sudah diserang ransomware seminggu, Hinsa menyebut kalau data di PDNS 2 Surabaya masih di tempat. Hanya saja data tersebut memang tidak bisa digunakan.
Ia juga membantah kalau data PDNS 2 sudah disimpan peretas. Saat ini BSSN terus melakukan forensik terkait serangan siber tersebut.
"Forensik kan lagi kerja terus itu. Tapi sementara dugaan kami karena sifatnya serangan ini kan mengenkripsi sehingga data itu tersandera. Data itu ada di tempat tapi tersandera karena terkunci," ungkapnya.
Hinsa menyebut kalau BSSN sudah melakukan beberapa langkah untuk mengatasi serangan ransomware Pusat Data Nasional. Mereka sudah mengidentifikasi dan menganalisis ruang sistem lingkup yang terdampak.
Menurutnya, serangan siber ransomware yang menimpa PDNS 2 Surabaya tidak menyebar ke Pusat Data Nasional lain yang berada di Serpong dan Batam.
"Hasil pengecekan kami sampai saat ini aman," klaim Hinsa.
Berita Terkait
-
Apa Itu Pusat Data Nasional yang Viral karena Diretas Hacker?
-
Kominfo Umumkan SSI X, Program untuk Transformasi Digital Startup Indonesia
-
Setelah X, Kominfo Juga Batal Blokir Telegram
-
Kominfo Akhirnya Batal Blokir X, Ini Klarifikasinya
-
Riwayat Pendidikan Menkominfo Budi Arie Ternyata Bukan Lulusan IT, Kini Disorot Usai PDN Dibobol Hacker
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Hikmahanto: Indonesia Harus Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran dan Dorong Sidang Darurat PBB