Suara.com - Sebanyak 2.959 personel gabungan dikerahkan untuk menjaga ketat acara Pesta Rakyat dalam rangka HUT Bhayangkara ke-78 yang diselenggarakan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Senin (1/7) besok.
"Untuk pengamanan selama Pesta Rakyat dalam rangka perayaan Hari Bhayangkara ke-78 di Monas besok ada 2.959 personel gabungan," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro saat dihubungi di Jakarta, Minggu.
Personel gabungan tersebut terdiri dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemda DKI dan instansi terkait personel nantinya akan ditempatkan di sejumlah titik Kawasan Monas.
Personel dikerahkan untuk melakukan pengamanan dan mencegah adanya hal-hal yang tidak diinginkan
Susatyo mengimbau para pengunjung Pesta Rakyat agar tetap tertib serta waspada akan tidak kejahatan seperti copet dan penipuan.
"Agar warga tertib melihat konser dan upacara HUT Bhayangkara, waspadai pelaku kejahatan seperti copet dan pelaku penipuan. Amankan barang berharga seperti handphone, perhiasan, dan dompet," pesannya.
Selain itu, Susatyo mengingatkan kepada seluruh personel yang terlibat pengamanan selalu bertindak persuasif, tidak membawa senjata api, melayani masyarakat yang ikut memeriahkan HUT Bhayangkara ke-78 dengan baik dan humanis.
"Semua makan dan minuman gratis disediakan oleh panitia. Yang membawa anak atau balita agar diperhatikan jangan sampai terlepas pengawasannya. Apabila kelelahan dan sakit segera hubungi petugas medis untuk membantu," imbau Susatyo.
Gelaran Pesta Rakyat dilaksanakan mulai pukul 14.00 WIB-22.00 WIB di lapangan Monas dengan menghadirkan artis papan atas Indonesia, ratusan UMKM, 500 makanan dan minuman gerobak gratis, serta sejumlah wahana permainan
Baca Juga: PJ Gubernur Heru Budi: HUT ke-497 Jakarta Jadi yang Terakhir dengan Status Ibu Kota
Masyarakat bisa hadir di acara tersebut tanpa dipungut biaya. Adapun Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas yang bersifat situasional saat kegiatan Pesta Rakyat dalam rangka perayaan Hari Bhayangkara ke-78 besok.
Masyarakat diimbau menghindari jalan seputar Monas agar tidak terjadi kepadatan lalu lintas mulai pukul 09.00 WIB-24.09 WIB. Acara tersebut diprediksi akan dihadiri kurang lebih 182 ribu orang. (Antara)
Berita Terkait
-
Heru Budi Bagi-bagi Baju dan Topi, Pengunjung HUT Jakarta di Monas Saling Teriak: Saya Pak
-
Antisipasi Keterlambatan Akibat Monas Week, Penumpang 11 Jalur Ini Bisa Berangkat dari Stasiun Gambir dan Jatinegara
-
Jakarta Tak Lagi Jadi Ibu Kota, Pemerintah Ambil Alih Pengelolaan Aset GBK hingga Monas
-
Dua Bandit Jalanan Penjambret HP Emak-emak di Monas Ternyata Warga Senen
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan