Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi melakukan pengecekan pasukan dalam Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Bhayangkara Polri. Jokowi memimpin langsung gelaran upacara yang berlangsung di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Senin (1/7/2024) sore.
Pantauan Suara.com, Jokowi mengecek pasukan secara langsung dengan berdiri di atas mobil.
Adapun Jokowi turut didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi. Wakil Presiden Ma'ruf Amin tampak hadir.
Duduk sejajar, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang berada di sisi kanan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Presiden terpilih RI periode 2024-2029 itu diketahui baru selesai menjalani operasi kaki kiri. Kekinian, Senin sore Prabowo sudah terlihat mendampingi kegiatan Presiden Jokowi.
Prabowo Operasi
Sebelumnya Prabowo mengaku siap menerima konseksensi paling buruk hingga bertaruh nyawa saat menjalani operasi kaki kirinya.
Mantan Pangkostrad di era Orde Baru itu mengaku cedera di kaki kirinya itu imbas kecelakaan terjun payung pada 1980 silam. Cedera itu sudah lama dirasakan Prabowo.
Cerita itu diungkapkan Prabowo dalam siaran resmi yang diunggah ke akun Instagram pribadinya, Minggu (30/6/2024).
Baca Juga: Prabowo Subianto Dijenguk Jokowi Usai Operasi Kaki, Berapa Lama Perlu Masa Pemulihan?
“Saya pernah mengalami dua kali kecelakaan terjun payung saat bertugas di TNI tahun 1980-an di kaki kiri saya. Cedera ini selama ini masih saya rasakan,” bebernya.
Selama menjalani operasi, Ketum Partai Gerindra itu sudah sepekan dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Panglima Besar Soedirman, Jakarta.
Presiden terpilih hasil Pilpres 2024 itu pun keinian mengaku kondisi kaki kirinya itu sudah mulai membaik pasca operasi.
“Insyaallah dengan kondisi sehat walafiat ke depan, saya semakin siap untuk berbakti dan mengabdi untuk negara dan rakyat Indonesia. Terima kasih kepada seluruh masyarakat atas doa dan dukungannya,” kata Prabowo.
Setelah operasi kakinya berhasil dilakukan, Prabowo turut menyampaikan terima kasih kepada tim dokter dan seluruh tenaga medis yang ikut merawatnya di rumah sakit.
“Saya sadar dan paham bahwa tindakan medis yang saya jalani penuh dengan risiko dan pertaruhan nyawa. Saya yakinkan diri bahwa semua ini untuk negara dan bangsa. Saya juga yakin tim dokter dan seluruh tenaga medis yang menanganinya pun handal dan profesional,” ungkapnya.
Berita Terkait
-
Jokowi Bakal Pimpin Upacara HUT Polri ke-78 di Monas, Ada Atraksi Terjun Payung hingga Pesta Rakyat
-
Terungkap! Prabowo Operasi Apa? Jokowi Langsung Jenguk Usai Tindakan Berisiko Tinggi
-
Prabowo Subianto Dijenguk Jokowi Usai Operasi Kaki, Berapa Lama Perlu Masa Pemulihan?
-
Jokowi Gelar Ratas Di Istana, AHY: Bahas Pemindahan ASN Ke IKN
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
PAN Beri Sinyal Dukung Prabowo Dua Periode, Zulhas: Realisasikan Program 5 Tahun Nggak Cukup
-
KPAI Ingatkan Bahaya Grooming Berkedok Konten, Desak RUU Pengasuhan Anak Segera Disahkan!
-
Wabup Klaten Benny Wafat di Usia 33 Tahun, Sudaryono: Kepergiannya Kehilangan Besar Bagi Gerindra
-
Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinergi Daerah Sukseskan MBG dan Kopdeskel Merah Putih
-
Program Makan Bergizi Tetap Jalan Selama Ramadan, BGN Siapkan Empat Skema Pelayanan Ini!
-
Optimalkan Rp500 Triliun, Prabowo Segera Resmikan Lembaga Pengelolaan Dana Umat
-
Prabowo Siapkan Lahan di Bundaran HI untuk Gedung MUI hingga Ormas Islam, Dibangun 40 Lantai!
-
Ditjenpas Pindahkan 241 Napi High Risk ke Nusakambangan, Total Tembus 2.189 Orang!
-
Jelang Bulan Suci, Prabowo Ajak Umat Berdoa Agar Indonesia Dijauhkan dari Perpecahan
-
Bersenjata Tajam di Jam Rawan, Remaja Diamankan Patroli Gabungan di Matraman