Hasyim janji nikahi korban
Tak hanya itu, Hasyim juga sempat mengajak korban melakukan hubungan seksual dan berjanji akan menikahi.
Hasyim juga disebut bersedia membelikan sebuah apartemen untuk korban dan memberikan biaya hidup sebesar Rp30 juta per bulan.
Hasyim paksa korban berhubungan badan
DKPP juga menyebut, Hasyim telah memaksa CAT melakukan pelecehan seksual pada 3 Oktober 2023 lalu.
Dalam sidang, anggota DKPP Ratna Dewi Pettlolo mengatakan, hal itu bermula ketika KPU menggelar acara bimbingan teknis PPLN di Den Haag, Belanda, 2 hingga 7 Oktober 2023.
Pada 3 Oktober 2023 malam, korban mengaku diminta untuk datang ke kamar hotel Hasyim. Korban memenuhi permintaan itu dan keduanya berbincang di ruang tamu kamar hotel.
"Pada awalnya, pengadu terus menolak, namun teradu tetap memaksa pengadu untuk hubungan badan (melakukan pelecehan seksual)," kata anggota DKPP Ratna Dewi Pettalolo.
Tagar ‘penjahat kelamin’ jadi trending topic
Pemecatan Hasyim Asy’ari sebagai Ketua KPU akibat kasus pelecehan seksual menjadi perhatian warganet, khususnya di media sosial X.
Kamis (4/6/2024) pagi, tagar ‘penjahat kelamin’ berkumandang dan menjadi trending topic. Ribuan komentar menyematkan kata kunci itu sambil memberikan beragam komentar.
Tak sedikit yang memberikan komentar bernada pedas, mulai dari sindiran, keritikan hingga kecaman atas tindakan yang dilakukan oleh Hasyim.
"Penjahat Kelamin Itu Bernama Hasyim Asy’ari," tulis salah satu warganet.
"Tanpa beban, si penjahat kelamin dgn muka mesum ini ngumumin hasil pilpres didepan jutaan rakyat dengan mengatakan: 'Dengan menyebut nama Tuhan YME ....'" sambung warganet lainnya.
"Serendah-rendahnya narapidana adalah napi dengan kasus penjahat kelamin," tandas lainnya.
CAT beri apresiasi DKPP
Usai Hasyim Asy’ari diberhentikan dari jabatannya sebagai Ketua KPU, CAT yang merupakan korban sekaligus pengadu dalam kasus dugaan pelecehan seksual itu, angkat bicara.
Dalam keterangan resminya pada awak media, Rabu (3/7/2024), CAT mengapresiasi DKPP atas putusan perkara Nomor 90-PKE-DKPP/V/2024 tentang kasus pelecehan seksual.
"Saya ingin menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada DKPP yang telah menangani dugaan pelanggaran kode etik oleh Ketua KPU dengan mengedepankan prinsip keadilan, kemandirian, imparsialitas, dan transparansi,” ujar CAT.
Dalam kesempatan itu, ia juga menghaturkan terima kasih pada pihak-pihak yang selama ini telah membantunya dalam mengawal kasus ini, termasuk kalangan media massa dan sejumlah LSM peduli perempuan.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Dipecat Gegara Cabul, Ketua KPU Hasyim Asy'ari Nekat Ubah Aturan PKPU Agar Bisa Setubuhi Korban Asusila
-
Pantes Aja Berani Goda Petugas PPLN Belanda, Segini Gaji Hasyim Asy'ari Jadi Ketua KPU
-
Gegara Tindak Asusila, Hasyim Asyari Malah Lega Diberhentikan dari Ketua KPU RI
-
DKPP Sebut Hasyim Minta Vincent-Desta Buatkan Video untuk Pengadu: Special for You, Diajengku
-
Potret Hasyim Asy'ari usai Dipecat dari Ketua KPU karena Tiduri Anggota PPLN Den Haag
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan