Suara.com - Setiap tanggal 14 Agustus, seluruh anggota Pramuka di Indonesia merayakan hari jadinya. Di hari istimewa ini, kita kembali diingatkan akan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Dasa Dharma Pramuka. Tahukah Anda, apa saja makna di balik sepuluh prinsip mulia ini?
Dasa Dharma Pramuka merupakan jantung dari Gerakan Pramuka. Dasa berarti sepuluh, dan darma berarti perbuatan terpuji. Jadi, Dasa Dharma adalah sepuluh perbuatan terpuji yang harus dimiliki dan diamalkan oleh setiap Pramuka. Beberapa di antaranya adalah 'Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa', 'Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia', dan 'Patriot yang sopan dan ksatria'.
Nilai-nilai yang terkandung dalam Dasa Dharma tidak hanya berlaku di lingkungan Pramuka, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, nilai 'Rela menolong dan tabah' mengajarkan kita untuk selalu siap membantu orang lain dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi kesulitan.
Nah bagi yang belum tahu atau belum hafal teksnya, simak berikut ini teks Dasa Darma Pramuka yang dilansir dari berbagai sumber.
Teks Dasa Darma Pramuka
Dasa Darma, Pramuka itu:
- Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
- Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
- Patriot yang sopan dan kesatria
- Patuh dan suka bermusyawarah
- Rela menolong dan tabah
- Rajin terampil dan gembira
- Hemat, cermat dan bersahaja
- Disiplin, berani dan setia
- Bertanggung jawab dan dapat dipercaya
- Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan.
Sejarah Dasa Darma Pramuka
Diketahui bahwa dasa darma pramuka dibentuk oleh beberapa orang. Dalam pembentukannya, dasa darma pramuka ini mempunyai proses dan perjuangan panjang. Selain itu, Dasa darma pramuka juga mengalami lima perubahan.
- Rumusan Dasa Darma I Tahun 1961-1966)
Pertama kali dasa darma pramuka dibentuk tahun 1961 berdasarkan lampiran Keputusan Presiden No.238. Rumusan I ini dibentuk oleh panitia V Pembentukan Gerakan Pramuka.
Baca Juga: Gaya Kocak Suporter Timnas U-23 Pakai Seragam Pramuka Lengkap, Netizen: Berasa Lagi Persami
- Rumusan Dasa Darma II Tahun 1966-1974
Pada tahun 1966, dasa darma pramuka kembali dibentuk oleh Muer Anpuda (Musyawarah Kerja Andalan Pusat dan Daerah) atau yang dikenal dengan Musyawarah Nasional (Munas).
- Rumusan Dasa Darma III Tahun 1974-1978
Dasa darma kembali mengalami perubahan pada tahun 1974. Pada rumusan Dasa Darma ke-III ini dibentuk oleh Munas Bukit Tinggi.
- Rumusan Dasa Darma IV Tahun 1978-2009
Lalu, rumusan Dasa Darma kembali mengalami perubahan pada tahun 1978. Pada rumusan ini dibentuk oleh Munas Gerakan Pramuka yang berlangsung di Manado.
- Rumusan Dasa Darma V Tahun 2009 – Sekarang
Dasa Darma kembali mengalami perubahan pada tahun 2009. Rumusan ini disusun dan tercantum dalam Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka Tahun 2009. Rumusan ke V inilah yang sampai sekarang digunakan dalam Pramuka.
Demikian ulasan mengenain teks Dasa Darma Pramuka dan sejarahnya yang menarik untuk diketahui. Semoga bermanfaat!
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil
-
Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?
-
Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar
-
Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni
-
Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik