Suara.com - Seorang guru sekolah dasar merenda versi miniatur semua siswa di kelasnya untuk menghormati masing-masing siswa dengan hadiah yang dipersonalisasi di akhir tahun.
Sara Shabir memulai proyek ini pada bulan Mei dan memperkenalkan benda-benda kecil yang mirip itu kepada siswa kelas tiga bulan ini ketika kelas berakhir di Tyndale Community School, di Oxford, Inggris.
Pembuatan masing-masing dari 30 boneka kenang-kenangan membutuhkan waktu sekitar delapan jam, total 240 jam.
Perempuan berusia 32 tahun ini menekuni hobinya selama masa lockdown akibat COVID-19, dan ketika akhir semester sudah dekat tahun ini, dia sangat menyayangi anak-anak di kelasnya, dia ingin memberi mereka sesuatu yang istimewa untuk mengenang waktu mereka. bersama.
“Saya merasakan pencapaian yang sangat besar dalam menyelesaikan proyek ini, dan kegembiraan yang ditunjukkan anak-anak ketika mereka melihatnya sangat berharga,” katanya di Instagram.
Orang tua salah satu siswa, Joanna Borysiak, membagikan foto tersebut di Twitter-X, yang menjadi viral dan menyebut guru putrinya sebagai ‘KAMBING mutlak’.
“Dia seorang diri merenda mini-me untuk setiap anak di kelasnya. Bahkan gaya rambut dan pakaiannya pun sangat tepat. Legenda yang luar biasa.”
Sara mengatakan kepada GNN, “Sulit untuk mendapatkan warna kulit, warna, dan gaya rambut yang tepat!”
“Saya merenungkan masing-masing warna dengan cermat, dan bahkan membuat spreadsheet sehingga saya dapat mengingat warna mana yang telah saya putuskan untuk masing-masing warna, dan saya mencentangnya saat saya menyelesaikannya!"
Baca Juga: Pro Kontra Jurusan IPA, IPS dan Bahasa Dihapus, Mantan Guru Angkat Bicara
“Semuanya sepadan.”
Sara menyelesaikan boneka terakhirnya dan diam-diam membawanya ke kelas minggu lalu. Namun, pertama-tama, dia menunjukkan foto itu kepada merek, dan mereka harus menebak anak mana yang merupakan boneka yang mana.
Saat dia benar-benar mengungkap boneka tersebut, mereka “terkejut dan takjub”.
“Mereka datang mulai menyisir rambut dan bermain dengan mereka, yang sangat menyenangkan untuk dilihat,"
“Mereka sangat berterima kasih.”
Tidak diragukan lagi, Sara adalah seorang guru yang akan selalu dikenang oleh para siswa, dan sesama guru.
Berita Terkait
-
Habis Gelap Terbitlah Terang! 4.000 Guru Honorer di Jakarta Akan Diangkat Jadi KKI
-
Usai Didesak DPRD, Heru Budi Siap Angkat 4.000 Guru Honorer jadi KKI
-
Mewah! Guru Ini Dapat Hadiah Lipstik YSL Bertuliskan Namanya dari Seorang Murid
-
Bikin Heboh Gegara Zat Pengawet, Guru Besar Farmasi UGM soal Roti Okko: Jangan Khawatir jika Tak Ada Gejala Serius
-
Pro Kontra Jurusan IPA, IPS dan Bahasa Dihapus, Mantan Guru Angkat Bicara
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
DPRD DKI Minta Seluruh Bus Transjakarta Dipasang Kamera Pendeteksi Sopir Ngantuk
-
Modus Operandi 'Endless Art Investment Cara Nadiem Diduga Samarkan Aliran Dana Google Chromebook OS
-
Prabowo Sambangi Yordania, Pesawat Kepresidenan RI Dikawal F-16
-
DPRD DKI: Raperda Sistem Pangan Solusi Food Waste Jakarta
-
Polda DIY Bantah Gunakan Gas Air Mata Saat Bubarkan Massa, Sebut Suara Ledakan dari...
-
Lalin Jakarta Pagi Ini: Senayan Lancar, Rindam Padat, Truk Tabrak Separator di Gatot Subroto
-
Massa Robohkan Gerbang Polda DIY! Tiga Mahasiswa Sempat Diamankan Saat Demo Ricuh
-
Perang Rusia-Ukraina Masuk Tahun Keempat, PBB Desak Gencatan Senjata Segera
-
Fakta Baru! Pegawai Rental yang Aniaya Petugas SPBU Ternyata Positif Sabu dan Ganja
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan