Suara.com - Salah satu warga Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur bernama Mirna videonya mendadak viral di sosial media.
Mirna membagikan momennya saat mengantre helm gratis berlogo IKN. Warganet yang menyaksikan videonya itu sontak penasaran dengan bentuk helm yang didapat.
Melalui akun tiktok pribadinya @mirnaa.azmii dirinya menjawab rasa penasaran warganet. Mirna menunjukkan helm gratis yang ia dapatkan tersebut.
Helm yang didapatkan itu berbentuk seperti helm Bogo dan berwarna hitam mengkilap. Sementara itu dibagian belakang terdapat logo IKN dan bertuliskan Nusantara dibawahnya. Tulisan tersebut berwarna gold.
Tak hanya itu, dibagian depan helm juga terdapat tulisan IKN dan berwarna putih. Dalam momen itu, Mirna juga membagikan videonya saat mengantre di siang bolong.
“Rela antri panas2an biar dapat helm gratis ikn Nusantara,” tulisnya dalam video.
Terlihat banyak sekali yang rela panas-panasan berdiri mengantre untuk mendapatkan helm gratis tersebut.
Videonya itu sontak mengundang beragam komentar dari warganet.
“wiiih cakep helm nya,” ucap @wulung***
Baca Juga: Bukan Sembako Tapi Demi Helm Logo IKN, Warga Rela Antre Sampai Kepanasan
“keren sekali ,” sahut @abdul***
“bagus kok. Elegan,” tulis @bla***
“bagus ple,pntas antre,” ujar @tan***
“cantik eh helmnya,” aku @Fatin***
Untuk diketahui, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) membagikan helm gratis sebanyak 3.000 kepada Masyarakat, kemarin Rabu (31/7/24) di Alun-Alun Bukit Raya, Sepaku, Penajam Paser Utara.
Pembagian helm tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas dan mengurangi risiko kecelakaan bagi pengendara sepeda motor.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Kemenkes Siapkan Strategi Swab Mandiri untuk Perluas Deteksi Dini Kanker Serviks
-
KPK Bakal Periksa Eks Menaker Hanif Dhakiri Terkait Kasus Korupsi RPTKA
-
Polda Metro Jaya Sita 27 Kg Sabu dan Happy Five Senilai Rp41,7 Miliar di Tangerang
-
Propam Usut Dugaan Salah Prosedur Polisi yang Amankan Pedagang Es Gabus di Johar Baru
-
Bukan Cuma 28, Satgas PKH Ungkap Potensi Gelombang Baru Pencabutan Izin Perusahaan Pelanggar Hutan
-
KAI Daop 1 Rilis Jadwal Mudik Lebaran 2026, Siapkan 37 Ribu Kursi Per Hari
-
Pascabanjir Cengkareng, Sudin LH Jakbar Angkut 187 Ton Sampah dalam 8 Jam
-
Mensos Paparkan Data Bencana Januari 2026: 34 Titik Melanda Indonesia, Jawa Jadi Wilayah Terbanyak
-
12 Aparat Hukum Diduga Perkosa Seorang Ibu di Papua, Saksi Mata Ungkap Kronologi Pilu
-
Mensos: Indonesia Resmi Miliki Data Tunggal DTSEN, Tak Ada Lagi Kementerian Punya Data Sendiri