“Ini akan mengalahkan semangat revolusi yang menggulingkan rezim Sheikh Hasina yang tidak sah dan otokratis jika masyarakat memutuskan untuk mengambil tindakan sendiri tanpa proses hukum,” Tarique Rahman, penjabat ketua partai tersebut, menulis di platform media sosial X. .
Dalam sebuah pernyataan pada hari Senin, kepala hak asasi manusia PBB, Volker Türk, mengatakan peralihan kekuasaan di Bangladesh harus “sejalan dengan kewajiban internasional negara tersebut” dan “inklusif serta terbuka bagi partisipasi yang berarti dari seluruh warga Bangladesh.”
Ratusan ribu orang turun ke jalan sambil mengibarkan bendera dan bersorak merayakan pengunduran diri Hasina. Namun beberapa perayaan segera berubah menjadi kekerasan, dengan para pengunjuk rasa menyerang simbol-simbol pemerintahan dan partainya, melakukan penggeledahan dan membakar beberapa bangunan.
“Ini bukan hanya akhir dari tiran Sheikh Hasina, dengan ini kita mengakhiri negara mafia yang ia ciptakan,” kata Sairaj Salekin, seorang mahasiswa pengunjuk rasa, di jalan-jalan Dhaka.
Berita Terkait
-
Kepala Militer Bangladesh Umumkan Pemerintahan Transisi Setelah Perdana Menteri Sheikh Hasina Kabur ke India
-
Ibunya Terdesak Demonstran, Putra PM Bangladesh Tuntut Pihak Keamanan Tanggung Jawab
-
Bangladesh Memanas, PM Hasina Dilaporkan Mengundurkan Diri dan Kabur dari Kediamannya
-
Jumlah Korban Terus Bertambah, Hampir 100 Orang Tewas dalam Bentrokan antara Mahasiswa dan Aparat di Bangladesh
-
Internet di Bangladesh Terputus Jelang Long March Anti Pemerintah ke Dhaka
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun