News / Nasional
Kamis, 08 Agustus 2024 | 19:16 WIB
Rapat Koordinasi antara PT Pos Indonesia (Persero) bersama PT ASABRI (persero). (Dok: Pos Indonesia)

"Mari kita manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk mempererat kerja sama, memperdalam pemahaman, dan menyusun rencana aksi yang akan membawa manfaat signifikan bagi penerima manfaat pensiun kita. Dengan semangat kebersamaan dan dedikasi tinggi, saya yakin kita dapat mencapai tujuan ini dan memberikan layanan terbaik yang layak diterima oleh para penerima manfaat," tutur Faizal.

Sementara itu, EVP Goverment and Corporate Business Pos Indonesia Hendra Sari mengungkapkan sejumlah agenda dan beberapa hal penting yang akan dibahas dalam rakor ini. Mulai dari strategi dan solusi mengatasi tantangan hingga mencari cara-cara inovatif untuk memperbaiki dan meningkatkan layanan kita.

"Kami berharap dengan adanya rapat koordinasi ini, kita bisa saling bertukar informasi, memperkuat kerja sama, dan merumuskan langkah-langkah strategis yang diperlukan," kata Hendra.

Adapun agenda-agenda yang dipaparkan, di antaranya evalusi semester I-2024 terhadap kinerja layanan PosIND pada pembayaran manfaat pensiun, informasi perkembangan layanan PosIND pada pembayaran manfaat pensiun, sharing seasion dan diskusi, dan kesimpulan rapat koordinasi.

Hendra juga berharap semua peserta dapat berpartisipasi aktif dan memberikan kontribusi yang konstruktif agar hasil rapat ini dapat memenuhi harapan dan kebutuhan bersama. "Semoga diskusi yang akan kita lakukan dapat menghasilkan keputusan yang tepat dan bermanfaat bagi semua pihak," katanya.

Kinerja Pelayanan Pembayaran Pensiun PosIND & ASABRI

Sejauh ini, sinergi PosIND bersama ASABRI dalam memberikan pelayanan pembayaran pensiun terealisasi cukup baik. Ada beberapa sektor yang memiliki kinerja yang cukup memuaskan seperti yang disampaikan Direkrut Bisnis Jasa Keuangan Pos Indonesia, Haris, berdasarkan kinerja PosIND dalam pelayanan pembayaran pensiun ASABRI per Juli 2024.

Salah satunya, layanan antar Pensiun. Dalam layanan ini, PosIND sudah merealisasikan layanan ini kepada 4.204 penerima manfaat yang dilaksanakan oleh 125 KCU dan KC.

Dalam pemutakhiran data NIK dan NPWP juga terbilang memuaskan. Sejauh ini, pemutakhiran data tersebut sudah dilakukan sebanyak 105.947 alias sudah mencapai 79 persen.

Baca Juga: Digandeng Shopee, Pos Indonesia Jaga Kecepatan Waktu Pengiriman Barang

Kemudian, Haris juga memaparkan terkait populasi pensiun per Juli 2024. Ia menyampaikan bahwa pensiunan yang usia diatas 65 tahun sangat tinggi sebanyak 102.921 atau 77 persen, sehingga perlu adanya penambahan populasi pensiun baru untuk mengimbangi dengan rentang usia yang di bawah 65 tahun.

"Kami ingin menekankan betapa pentingnya koordinasi dan komunikasi yang efektif antara kita semua. Sinergi yang baik antara Pos Indonesia dan ASABRI akan memfasilitasi pencapaian tujuan strategis dan operasional kita, serta meningkatkan kinerja layanan yang kita berikan," kata Haris.

Load More