Suara.com - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota DKI, Rabu (14/8/2024). Nantinya, para Paskibraka ini akan melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 RI di Jakarta.
Dalam pengukuhan ini, ada 42 anggota Paskibraka DKI yang terpilih dari berbagai sekolah seluruh wilayah DKI Jakarta. Mereka telah melalui seleksi dari tingkat sekolah sampai provinsi.
Selama pengukuhan berlangsung, terlihat ada sejumlah Paskibraka wanita yang tetap menggunakan jilbab.
Diketahui, belum lama ini publik digegerkan dengan dugaan larangan menggunakan jilbab bagi para Paskibraka wanita tingkat pusat yang akan melangsungkan upacara HUT RI ke-79 di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Namun, untuk pengukuhan di tingkat DKI tak ada aturan wajib membuka jilbab bagi yang menggunakannya selama pengukuhan. Mereka tetap melaksanakan upacara seperti biasa dan mengucap janji Paskibraka.
"Sore hari ini Pemda DKI melalui Kesbangpol (Kesatuan Bangsa dan Politik) sudah memberikan pengukuhan untuk Paskibra 2024 yang akan bertugas mulai hari ini dan tentunya nanti 17 Agustus 2024," ujar Heru usai melaksanakan pengukuhan.
"Dan setahun ke depan tugas-tugas yang akan diberikan pemprov DKI Jakarta," lanjutnya menambahkan.
Heru menyebut sebenarnya ada 44 Paskibraka yang dipilih. Namun, dua lainnya dikirim untuk upacara tingkat pusat di IKN.
"Kedua saya ucapkan selamat kepada adik-adik yang telah terpilih sebagai paskibra 2024 dan dua diambil tingkat nasional yang kemarin di IKN sudah dikukuhhkan oleh Bapak Presiden," ucapnya.
Heru mengatakan, kota Jakarta Timur menjadi pengirim Paskibraka tingkat provinsi paling banyak kali ini. Ada juga satu siswa yang berasal dari Kepulauan Seribu.
"Paling banyak (dari) Jakarta Timur, kedua Jakarta Selatan, ketiga (Jakarta) Barat, Pusat, dan terakhir Utara dan Kepulauan Seribu. Kepulauan Seribu ada satu (siswa)," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kontroversi Kepala BPIP Yudian Wahyudi: Dulu Larang Cadar-Agama Musuh Pancasila, Kini Dikritik Lepas Hijab Paskibraka
-
Tugas dan Fungsi Utama BPIP, Jadi Sorotan Karena Kontroversi Lepas Jilbab Paskibraka
-
Gubernur Sumbar Desak Cabut Aturan Lepas Jilbab Paskibraka di IKN: Melecehkan Ajaran Agama dan Melanggar Konstitusi!
-
Kecewa Paskibraka Dilarang Pakai Jilbab, Gerakan Pemuda Islam: Bubarkan Saja BPIP!
-
BPIP Tegaskan Tak Paksa Paskibraka Lepas Hijab: Ada Pernyataan Dan Tanda Tangan Di Atas Materai
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok