Suara.com - Terkuak motif di balik aksi MBA alias Bintang (20) yang menganiaya pacarnya, AIP (20) secara membabi buta di sebuah lift hotel kawasan Cengkareng, Jakarta Barat ternyata hanya masalah sepele. Aksi penganiayaan itu dilakukan MBA karena kesal tidak diajak korban untuk berswafoto alias selfie.
Fakta soal motif MAB mencekik hingga membanting kekasihnya di dalam lift diungkapkan oleh Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Teuku Arsya saat memimpin rilis kasus tersebut pada Rabu (21/8/2024).
Menurut Arsya, penganiayaan itu terjadi saat adik tersangka mengikuti acara wisuda di sebuah hotel di Cengkareng Timur pada Selasa (11/7/2024) lalu.
"Motifnya yang pertama, pelaku kesal kepada korban, karena pada saat di TKP ada kejadian korban swafoto sendiri enggak diajak pacarnya, dan mengingat korban punya media sosial, dan di sini tersangka merasa fotonya tidak pernah diunggah (oleh korban). Kemudian motif yang lain, cemburu," kata Arsya dikutip dari Antara, Rabu.
Lebih lanjut, Arsya menyebut usai penganiayaan itu korban membuat laporan ke kepolisian sehingga kemudian korban dan pelaku diamankan.
"Pada saat itu, di awal dari korban ada keinginan untuk melakukan mediasi dengan terduga pelaku ini yang kemudian menyebabkan pihak kepolisian memberikan peluang mediasi kedua belah pihak," kata Arsya.
Namun, lanjut Arsya, ternyata beberapa waktu kemudian tidak ada niat baik atau perubahan perilaku dari pelaku.
"Kemudian korban meminta (kepolisian) agar periistiwa ini segera ditindaklanjuti. Berdasarkan peristiwa tersebut kami melakukan proses penyelidikan dan kemudian berhasil mengamankan pelaku di Ciledug pada Senin (19/8) serta dilanjutkan dengan proses interogasi dan penahanan," kata Arsya.
Kronologi Penganiayaan
Baca Juga: Tertangkap usai Aksinya Viral, Apa Motif MBA Cekik hingga Banting Pacarnya di Lift Hotel?
Sementara itu, Kapolsek Cengkareng Kompol Hasoloan Situmorang menjelaskan kronologi kejadian tersebut.
"Ketika acara wisuda korban spontan melakukan foto-foto yang membuat tersangka merasa tersinggung. Terjadi perdebatan kemudian korban berusaha menenangkan tersangka namun akhirnya keluar kata-kata kasar dari tersangka ke korban," kata Hasoloan.
Kemudian, kata Hasoloan, merasa tidak nyaman dengan kata-kata tersangka, korban mengatakan kepada tersangka bahwa dirinya ingin pulang ke rumah.
Sebelum sampai di lift, masih di dalam ballroom, tersangka merebut ponsel korban dan menyimpannya dalam saku celana.
"Selanjutnya berdua masuk lift. Pada saat lift juga terjadi perdebatan akhirnya terjadi upaya kekerasan, kekerasan fisik dari tersangka ke korban yang kita sama-sama tahu bahwa video tersebut sudah diangkat di media sosial," kata Hasoloan.
Lebih lanjut, kata Hasoloan, tersangka dan korban kemudian turun ke lantai dasar menuju motor dari tersangka.
Berita Terkait
-
Tertangkap usai Aksinya Viral, Apa Motif MBA Cekik hingga Banting Pacarnya di Lift Hotel?
-
Viral Wartawan Toyor Kepala Armor Toreador, Ekspresi Polisi Ketawa Bikin Salfok: Pak Pol Mendukung
-
Ahmad Sahroni Unggah Kasus KDRT di Grogol Petamburan, Polisi Sebut Pasutri Rebutan Anak: Mereka Saling Lapor
-
Terbongkar 'Dosa-dosa' Armor Toreador: Sudah 5 Kali Aniaya Istri, Terakhir Gegara Kepergok Nonton Film 'Blue'
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional
-
Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI
-
Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?
-
LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun
-
Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang
-
Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta
-
Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia
-
9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan
-
Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir