Suara.com - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menemui Wakapolda Metro Jaya Brigjen Djati Wiyoto Abadhy di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (23/8/2024).
Dalam pertemuan tersebut ia meminta massa aksi demonstrasi tolak pengesahan Revisi Undang-Undang atau RUU Pilkada yang ditangkap dibebaskan.
Pantauan Suara.com, Dasco menemui Brigjen Djati sekitar pukul 15.30 WIB. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Ketua Komisi III dari Fraksi Gerindra Habiburokhman.
"Kami ingin meminta kepada pihak kepolisian agar adik-adik segera dikembalikan ke rumahnya sepanjang tidak ada pelanggaran tindak pidana yang berat," kata Dasco.
Ketua Harian DPP Partai Gerindra tersebut mengaku siap menjadi penjamin bagi massa aksi yang ditangkap tersebut.
"Kami akan menjamin sebagai penjamin mereka dikeluarkan," katanya.
Pantauan Suara.com, Dasco bersama Habiburokhman juga terlihat menyempatkan diri menengok massa aksi yang ditahan di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum atau Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Turut mendampingi mereka Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra.
Sementara Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indardi sebelumnya mengungkap ada 301 massa aksi demonstrasi tolak pengesahan RUU Pilkada yang ditangkap pada Kamis (22/8/2024). Mereka 50 di antaranya ditangkap dan dibawa ke Polda Metro Jaya. Sedangkan lainnya ditangkap dan dibawa ke Polres dan Polsek.
Dari 301 yang ditangkap beberapa di antaranya masih ada yang berstatus anak. Namun mereka diklaim telah dikembalikan ke orangtuanya.
Berita Terkait
-
Bukan Kaesang, Gerindra Ungkap Bacawagub Pendamping Ahmad Luthfi di Pilgub Jateng Adalah Seorang Santri
-
Komisi II DPR Terima Draf PKPU Sesuai Putusan MK, Hari Senin Diputuskan
-
Kumpul Bareng Emil Dardak hingga Dedi Mulyadi di DPP Gerindra, RK Ngaku Cuma Siapkan SKCK dan Ijazah buat Nyagub
-
Viral Polisi Pamer Logo Polri saat Ledek Balik Pendemo di DPR, Aksinya Panen Cibiran: Kelakuan Kayak Sambo Muda
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis