Suara.com - Baru-baru ini beredar di media sosial YouTube yang menyebutkan bahwa Anies Baswedan resmi gabung PDIP demi maju di Pilkada DKI Jakarta 2024.
Sebuah video di YouTube itu membagikan sebuah klaim dengan judul 'Jika PDIP Secara Resmi Telah Bersepakat Mengusung Anies di Pilgub DKI 2024 Mendatang'.
Mengutip dari turnbackhoax -jaringan Suara.com, pada bagian thumbnail juga memperlihatkan Anies mengenakan kemeja merah seperti sedang dilantik masuk PDIP.
Namun apakah benar bahwa Anies gabung PDIP demi maju di Pilkada DKI Jakarta, untuk melawan Ridwan Kamil Cs?
Saat dilakukan pencarian gambar menggunakan Yandex.com, ditemukan hasil jika foto yang digunakan dalam gambar thumbnail tersebut bukanlah Anies, melainkan foto Hendrar Prihadi ketika dilantik menjadi Ketua Umum DPP Taruna Merah Putih (TMP) periode 2024-2029.
Foto tersebut identik dengan foto yang digunakan dalam artikel Republika yang berjudul, “Lantik Pimpinan TMP, Ini Pesan Sekjen PDIP”.
Selain gambar yang dimanipulasi tersebut, isi video juga tidak ada kaitannya dengan pengusungan Anies oleh PDIP.
Dalam video tersebut narator hanya membacakan ulang artikel Tempo yang berjudul, “Ramai-ramai Puji Putusan MK yang Ubah Ambang Batas Syarat Pencalonan Pilkada”.
Terbaru, pada 22 Agustus 2024 ini Megawati baru saja mengumumkan 163 Calon Bupati dan Wali Kota yang diusung PDIP di Pilkada 2024, selain itu PDIP juga baru mengajukan 6 Cagub-Cawagub untuk wilayah Jambi, Bangka Belitung, Riau, Bali, Papua Tengah, dan Papua Selatan.
Baca Juga: Ahmad Basarah Soal Kans Anies 'Dimerahkan' Jika Diusung PDIP: Yang Sudah Jadi Kader Saja Berkhianat
Hingga artikel ini dibuat belum ada informasi mengenai siapakah Cagub-Cawagub DKI Jakarta yang akan diusung oleh PDIP di Pilkada 2024 ini dan belum diinformasikan juga mengenai apakah benar Anies Baswedan akan diusung oleh PDIP di Pilkada tahun ini.
Sekedar informasi, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan bahwa kunjungannya ke Kantor DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DKI Jakarta pada Sabtu, salah satunya membahas pilkada Jakarta.
Kendati demikian, Anies menuturkan, baik dirinya maupun DPD PDIP Jakarta masih menunggu keputusan serta langkah ke depan.
"Jadi hal-hal yang menyangkut pilkada tentu kita obrolkan, tapi kita semua menunggu apa yang menjadi keputusan. Jadi tadi sama sekali kita tidak menyinggung soal keputusan, langkah dan lain-lain karena semuanya di luar kewenangan kita," katanya seusai pertemuan di Kantor DPD PDIP Jakarta, Sabtu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
Terkini
-
Jadi Kepala Bakom RI, Qodari Tegaskan Komunikasi Harus Agresif Tak Hanya Proaktif
-
15 Warga Tewas di Puncak Papua, DPR Desak Investigasi Independen dan Transparan
-
Presiden Soroti Jalur Kereta Tanpa Palang, Menhub Janji Segera Pasang Pintu Perlintasan Baru
-
Tim Advokasi Tolak Hadiri Sidang Kasus Andrie Yunus di Pengadilan Militer, Anggap Hanya Skenario
-
Patah Tulang hingga Luka Memar, 17 Korban Kecelakaan KRL Masih Jalani Rawat Inap di RSUD Bekasi
-
Kasus Andrie Yunus: Tim Hukum Curigai TNI Ikuti Skenario, Investigasi Independen Diabaikan
-
Viral Gerakan Solidaritas ke Sopir Angkot Filipina, Korban Kenaikan Harga BBM Buntut Perang Iran
-
Dari Vietnam ke Bekasi: Rekam Jejak Maut Taksi Green SM Terungkap
-
KPK Periksa Billy Beras Terkait Kasus Suap Proyek Jalur Kereta DJKA
-
KPK Tegaskan Usulan Capres dari Kader Partai Tak Langgar Konstitusi