Suara.com - Departemen Kehakiman Filipina (DOJ) mengonfirmasi pada hari Rabu tentang penangkapan buronan Alice Guo, yang juga dikenal sebagai Guo Hua Ping, yang dituduh terlibat dalam judi online ilegal, di Kota Tangerang, Jakarta, Indonesia.
Menteri Kehakiman, Jesus Crispin Remulla, menyambut positif penangkapan ini, menyatakan bahwa hal tersebut menunjukkan kerja keras aparat penegak hukum dan kekuatan kerjasama internasional untuk membawa pelanggar hukum ke pengadilan. “Kami akan memastikan proses hukum yang tepat diikuti untuk menuntut pertanggungjawaban atas segala tindakan kriminal yang dilakukan Guo. DOJ berkomitmen pada penegakan keadilan dan akan terus bekerja sama dengan otoritas Indonesia untuk memfasilitasi prosedur hukum yang diperlukan,” katanya.
DOJ mengungkapkan bahwa Guo ditangkap pada Selasa, 3 Agustus, pukul 11:58, menurut informasi dari Kombes Audie Latuheru, Kabag Kejahatan Internasional di Divisi Hubinter Polri. “Pengembangan ini telah dikonfirmasi oleh rekan-rekan kami di Imigrasi yang menyatakan bahwa Guo kini berada dalam tahanan Kepolisian Indonesia di Jatanras Mabes Polri,” kata DOJ.
Guo, yang merupakan mantan walikota Bamban, Tarlac, sedang menghadapi dakwaan terkait dugaan keterlibatannya dalam perusahaan yang menawarkan judi online ilegal bernama Philippine Offshore Gaming Operators (POGOs) di Filipina. Ia juga sedang diinterogasi mengenai status kewarganegaraannya.
Laporan menyebutkan bahwa Guo berencana pergi ke Malaysia, tiba di Singapura pada 21 Juli, dan kemudian menuju Indonesia pada 18 Agustus. Sebelumnya, saudara perempuannya, Shiela, dan rekan bisnisnya, Cassandra Li Ong, telah ditangkap di Indonesia dan kemudian dikembalikan ke Filipina.
Dalam sidang Subkomite Senat untuk Keadilan dan Hak Asasi Manusia, Shiela mengungkapkan bahwa ia melarikan diri dari negara tersebut bersama mantan walikota itu menggunakan perahu.
Sementara itu, Biro Imigrasi (BI) Filipina berharap Guo dapat segera kembali ke negara asalnya pasca penangkapannya di Indonesia. “Kami telah menyampaikan informasi tersebut kepada Departemen Kehakiman dan Kantor Sekretaris Eksekutif. Pengembangan ini telah dikonfirmasi oleh rekanan imigrasi kami di Indonesia, dan kami sangat senang dengan berita ini,” ungkap Komisioner BI Filipina, Norman Tansingco.
Kepala BI juga yakin bahwa kembalinya Guo ke Filipina akan mengungkap banyak informasi mengenai pelariannya yang ilegal dan memberikan kesempatan baginya untuk menghadapi tuduhan yang diajukan kepadanya.
Guo menghadapi dakwaan terkait perdagangan manusia dan penghindaran pajak, yang diajukan oleh Komisi Anti-Kejahatan Terorganisir Presiden dan Biro Pendapatan Dalam Negeri. Selain itu, ia juga terlibat dalam kasus pemalsuan dokumen di hadapan Komisi Pemilihan Umum karena diduga memberikan informasi yang tidak benar dalam sertifikat pencalonannya untuk pemilu 2022.
Berita Terkait
-
BRI Liga 1: Lini Depan Persebaya Surabaya Tak Tajam, Ini Komentar Salah Satu Pemain
-
Melaju Bak Peluru Sulit Dihentikan, Statistik Mentereng 3 Winger Timnas Indonesia untuk Hadapi Arab Saudi
-
Siapa Zico Jamai Soree? Striker Keturunan Mojokerto yang Dicampakkan Shin Tae-yong
-
Marc Klok Prediksi Begini Nasib Timnas Indonesia Lawan Arab Saudi dan Australia: Berat, Berat Sekali
-
Kesempatan Makin Terbuka Luas, Sekjen Kemnaker Bertemu Wali Kota Hokota Bahas Peluang Kerja di Jepang
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Sekolah Rakyat Siap Beroperasi, Kemensos Hadapi Krisis Tenaga Pendidik
-
Ancaman El Nino Berpotensi Picu Krisis Ekonomi, Pemerintah Diminta Waspada
-
AS-Iran Sudah Damai, Rusia Masih Perang, Kilang Minyak Moskow Hancur Dihantam Drone Ukraina
-
PKB Sentil PDIP, Minta Sikap Politik Tegas Tak Abu-abu: Kalau Oposisi Ya Oposisi
-
Banyak yang Tergiur Gaji Jakarta Rp5,7 Juta, Menaker Evaluasi Sebaran Peserta Magang Nasional
-
Siapa Letjen Setyo Sularso? Namanya Disebut Aliansi BEM Bersatu Terkait Mobil Fortuner Tiyo Ardianto
-
Misteri Buku Catatan Sony Sonjaya, Tersangka Korupsi MBG yang Bungkam Saat Tiba di Kejagung
-
Presiden Prabowo Diminta Copot Budiman Sudjatmiko
-
Kata-kata China soal Perdamaian AS - Iran: Kini Fokus ke Masalah Selat Hormuz
-
Lokasi Donald Trump Teken Perdamaian Perang Iran Ternyata Saksi Bisu Kegagalan AS di Masa Lalu