Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan enam dari total 15 Gedung Rumah Sakit (RS) Vertikal Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di sejumlah daerah menjelang akhir masa jabatannya sebagai Kepala Negara.
Hal itu dilaporkan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin saat berpidato dalam agenda peresmian Gedung RS Vertikal Kemenkes Surabaya, Jawa Timur, Jumat (6/9/2024).
"RS Kemenkes di Surabaya ini adalah rumah sakit yang ke-6 yang Bapak Presiden resmikan dalam dua minggu terakhir," kata Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam acara yang diikuti secara daring dari jaringan Sekretariat Presiden di Jakarta.
Rencananya, kata Menkes, sampai hari ini akan ada dua unit gedung rumah sakit vertikal lagi yang akan diresmikan Presiden Jokowi, salah satunya di Makassar, Sulawesi Selatan.
"Jadi akan ada delapan rumah sakit vertikal yang hari ini diresmikan dan sampai akhir masa jabatan Bapak Presiden insya Allah ada 10 unit yang diresmikan," kata Menkes Budi.
Dalam kesempatan itu Menkes juga melaporkan kepada Presiden Jokowi bahwa penyelesaian pembangunan gedung RS Vertikal Kemenkes di Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Solo diperkirakan rampung dalam dua tahun ke depan.
"Yang paling telat di IKN sama Solo. Mudah-mudahan bisa selesai itu dalam waktu dua tahun kita bangun 10 rumah sakit dengan size seperti ini," katanya.
Menkes Budi mengatakan total gedung RS Kemenkes Vertikal yang dibangun selama masa kepemimpinan Presiden Jokowi-Ma'ruf Amin berjumlah 15 unit di berbagai daerah.
Namun, lanjut dia, lima unit gedung akan diselesaikan pada anggaran pemerintah di tahun berikutnya.
"Lima rumah sakit yang lainnya di Jayapura, ada di PON Aceh, ada di Medan, itu mungkin berikutnya," kata Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Paus Fransiskus Pimpin Misa Akbar, Jokowi Sapa Umat Katolik di GBK Lewat Video: Hari Ini Kita Bersuka Cita...
-
Sama-sama Relawan Jokowi, Beda Gaya Silfester Matutina dan Fadjroel Rachman Ketika Debat Panas dengan Rocky Gerung
-
5 Kritik Pedas Faisal Basri untuk Era Jokowi: Dari IKN Hingga Politik Kabinet
-
Jokowi Dipanggil Mulyono, Menghina atau Melawan Kesembronoannya?
-
Singkat Padat Pakai Huruf Besar, Ernest Prakasa Komentari Jika Jokowi Ikuti Kesederhanaan Paus Fransiskus
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?
-
PBNU Tetapkan Jadwal Muktamar ke-35 Agustus 2026, NTB hingga Jatim 'Berebut' Jadi Tuan Rumah
-
Pengamat UMY Sebut Prabowo Rugi Besar Jika 'Pelihara' Homeless Media: Itu Membodohi Publik
-
Talkshow di SMAN 9 Gowa, Ketum TP PKK Dorong Siswa Kembangkan Bakat dan Potensi Diri
-
Jejak Pelarian Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo Pati Berakhir di Wonogiri, Muka Lesu Tangan Diborgol
-
Letjen Robi Herbawan Ditunjuk Jadi Kabais TNI
-
Isu Persija vs Persib Tergusur Acara GRIB Jaya, Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi
-
Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih