Namun pada tahun 2023, hanya satu persen transfer yang dilakukan dalam mata uang kripto.
Dalam sebuah wawancara dengan majalah Time pada bulan Agustus, Bukele mengakui bahwa meskipun "Anda dapat pergi ke McDonald's, supermarket, atau hotel dan membayar dengan Bitcoin", Bitcoin "belum diadopsi secara luas seperti yang kami harapkan."
Ia menambahkan bahwa "aspek positifnya adalah Bitcoin bersifat sukarela; kami tidak pernah memaksa siapa pun untuk mengadopsinya. Kami menawarkannya sebagai pilihan, dan mereka yang memilih untuk menggunakannya telah diuntungkan oleh kenaikan Bitcoin."
Ia juga mengonfirmasi bahwa ia memiliki sekitar $400 juta dalam bentuk bitcoin yang disimpan dalam "dompet penyimpanan dingin" publik sebuah cara untuk menyimpan bitcoin secara offline.
Minggu ini, bitcoin diperdagangkan pada harga sekitar $52.000, turun dari puncaknya di $73.616 pada 13 Maret. Pada November 2022, bitcoin turun hingga $16.189.
Ekonom independen Cesar Villalona mengatakan kepada AFP bahwa Bukele sendiri telah menghambat penerimaan bitcoin dengan menghilangkan fungsi mata uang yang biasa.
"Bukele... berkata: tidak akan ada gaji dalam bitcoin, tidak akan ada pensiun dalam bitcoin, tidak akan ada tabungan dalam bitcoin, dan tidak akan ada harga dalam bitcoin, dan dengan demikian menghilangkan tiga fungsi uang," kata Villalona.
Luis Contreras, seorang instruktur di My First Bitcoin, mengatakan kepada AFP bahwa banyak warga Salvador takut untuk beralih ke bitcoin.
Organisasi tersebut telah membawa mata uang kripto ke sekolah-sekolah umum, sejauh ini telah mengajarkan sekitar 35.000 siswa untuk menggunakan bitcoin.
Baca Juga: Viral Sopir Taksi Diduga Kena Angin Duduk, Kenali Penyebabnya
Contreras mengatakan hal tersulit dalam melatih orang-orang tentang bitcoin "adalah ketakutan mereka terhadap hal-hal baru, yang menciptakan ketakutan terhadap teknologi" serta "ketakutan untuk beralih dari mata uang klasik dalam ekonomi saat ini ke mata uang yang sepenuhnya digital dan terdesentralisasi."
Berita Terkait
-
Tren Penurunan Bitcoin di Bulan September: Adakah Harapan Baru Tahun Ini?
-
Apa Itu OKX: Trading Kripto, Kelebihan, Kontroversi, Biaya dan Koin Perdagangan
-
Bitcoin Berpotensi Capai Harga US$100.000 di Akhir Tahun: Analis
-
Apa Itu Angin Duduk? Viral Aksi Gosok-gosok Leher Sopir Taksi, Bantu Teman yang Kelelahan
-
Viral Sopir Taksi Diduga Kena Angin Duduk, Kenali Penyebabnya
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
Terkini
-
Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005
-
DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan
-
BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR
-
Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia
-
KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau
-
Ngeri! Sebelum Dibakar, Santri di Lombok Diduga Sering Disiksa Anak Pemilik Ponpes
-
Habiburokhman Jawab Kritik Mahfud MD: Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Demi Redam Friksi
-
MPLS Sekolah Rakyat Digelar Empat Gelombang, Gus Ipul: Tiap Titik harus Aman dan Nyaman
-
Skandal Rp34,6 T Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Bakal Tuntas atau Mandek di Kejagung?
-
Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Jadi Sorotan, DPR: Kita Pantau Lewat Panja, Disupervisi KPK