Suara.com - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengatakan negaranya kini tengah menerapkan kebijakan pembangunan kekuatan nuklir untuk meningkatkan jumlah senjata nuklir "secara eksponensial," kata media pemerintah KCNA pada hari Selasa.
Kim menyampaikan pidato pada peringatan berdirinya Korea Utara pada hari Senin, kata KCNA.
"Korea Utara harus lebih saksama mempersiapkan kemampuan nuklirnya dan kesiapannya untuk menggunakannya dengan benar pada waktu tertentu dalam memastikan hak keamanan negara," kata Kim, menurut KCNA.
"Kehadiran militer yang kuat diperlukan untuk menghadapi berbagai ancaman yang ditimbulkan oleh Amerika Serikat dan para pengikutnya," imbuh Kim.
Belum lama ini Korea Utara merayakan hari berdirinya negara tersebut. Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan ucapan selamat kepada pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada peringatan hari jadi berdirinya Korea Utara, demikian media pemerintah KCNA pada hari Senin.
"Saya yakin bahwa kemitraan strategis komprehensif antara Rusia dan DPRK akan diperkuat secara terencana berkat upaya bersama kita," kata Putin, menurut KCNA.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengirim telegram ucapan selamat kepada pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada ulang tahun ke-76 berdirinya Republik Rakyat Demokratik Korea sembari menekankan bahwa hubungan antara kedua negara berada pada tingkat tinggi.
Berita Terkait
-
Korea Utara Tingkatkan Senjata Nuklir Hadapi Ancaman AS dan Sekutunya
-
Putin dan Xi Jinping Ucapkan Selamat pada Kim Jong Un di Hari Jadi Korea Utara
-
Hujan Sampah dari Langit: Korea Utara Bombardir Selatan dengan Balon Berisi Botol Bekas
-
Kim Jong Un Dikabarkan Akan Eksekusi 30 Pejabat karena Gagal Tangani Banjir dan Longsor
-
Teknologi Nuklir BRIN Tingkatkan Mutu dan Daya Saing Pangan Indonesia
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
-
Jelang Kunjungan Prabowo ke Inggris, Trah Sultan HB II Tolak Keras Kerja Sama Strategis! Ada Apa?
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
Terkini
-
Eks Wamenaker Noel Batal Minta Amnesti ke Prabowo: Nggak Mau Cengeng, Ngeri Jubir KPK Sinis
-
Dari Gajah Aceh hingga Davos, Misi Ganda Prabowo Lobi Raja Charles dan Petinggi Dunia
-
Terkuak di Sidang! Anak Immanuel Ebenezer Disebut JPU Terima Tas Batik Berisi Rp3 Miliar
-
Mensesneg Respons Usulan E-Voting Pilkada, Pemerintah Buka Kajian Digitalisasi Pemilu
-
WRI Indonesia dan UK PACT Buka FIRST Bootcamp, Cetak Pemimpin Muda untuk Transportasi Sustainable
-
Pilkada Dipilih DPRD Belum Prioritas, Mensesneg: Bukan Langkah Mundur, Cuma Wacana Parpol
-
Ketua Komisi II DPR Tegaskan Rencana Kodifikasi Batal, Fokus Hanya Revisi UU Pemilu
-
Akses PadangBukittinggi Longsor, Kementerian PU Ungkap Proyeksi saat Mudik
-
Dunia Diambang Perang Dunia III, Situasinya Kini Mirip Jelang Perang Dunia I dan II
-
Saksi di Sidang Nadiem Jelaskan Alasan Jurist Tan Jadi The Real Menteri di Kemendikbudristek