Suara.com - Seorang ayah dan dua anaknya harus berhadapan dengan polisi usai mengeroyok seorang pria berinisial LN (46) di Jalan Mangga Besar IX Rt 007/RW 007 Kelurahan Tangki, Taman Sari Jakarta Barat.
Adapun ayah dan anak yang terlibat pengeroyokan tersebut bernama Edy Hariyanto alias Carma (58), kemudian Erwin Hasan alias Buluk (40) dan Firmansyah alias Boim (32). Ketiga 'bang jago' tega menggeroyok LN hanya karena masalah narkotika jenis sabu.
Kapolsek Taman Sari Kompol Adhi Wananda mengatakan, kejadian bermula saat korban memesan sabu kepada pelaku sebesar Rp 500 ribu. Namun saat itu, korban LN membatalkan pesanannya tersebut.
"Saat korban ingin pulang ke rumah dan sesampainya di TKP berpapasan dengan pelaku, tiba-tiba pelaku memiting leher korban dan langsung memukul korban hingga mengalami memar di bagian dagu, kepala bagian belakang dan bibir bawah," kata Adhi saat dikonfirmasi, Selasa (17/9/2024).
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Taman Sari, Kompol Suparmin mengatakan, pihaknya langsung bergerak memburu pelaku usai menerima laporan.
Kedua tersangka, Carma dan Buluk diciduk di rumahnya yang berada di kolong jalan layang rel Mangga Besar, Tangki, Taman Sari.
"Kemudian kita kembangkan ke saudara Boim, yang diciduk di sebuah kamar hotel, Jalan Mangga Besar," kata Suparmin.
Suparmin melanjutkan, selain melakukan pengeroyokan terhadap LN. Carma juga sering melakukan pemalakan terhadap sejumlah pedagang di wilayah Taman Sari.
"Tersangka Carma ini memang sering melakukan aksi pemalakan terhadap para pedagang," katanya.
Baca Juga: Dicokok Lagi di Warung, Emak-emak Kena Jebakan 'Batman' Gegara Nekat Jualan Sabu
Ketiga tersangka ini dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun penjara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Viral Drama Tetangga di Jakbar: Tegur Drummer Berisik, Pria Ini Dicekik, Kini Saling Lapor Polisi
-
Residu Pilkades Bikin Bansos Melenceng, KemendesKemensos Satukan Data Desa
-
Pengamat: JPN Kejaksaan di Proyek Chromebook Hanya Kawal Prosedur, Bukan Hapus Niat Jahat
-
Kenaikan Gaji Hakim Bisa Tekan Korupsi, KPK: Tapi Tergantung Orangnya
-
TNI Mulai Latih Prajurit untuk Pasukan Perdamaian Gaza
-
Mata Tua Bersinar Kembali: Kemensos Bagi-Bagi Harapan Lewat Operasi Katarak Gratis di 5 Kabupaten
-
Kebebasan Pers Memburuk, Skor IKJ 2025 Terendah Sepanjang Sejarah
-
Wamensos Buka Pelatihan Sekolah Rakyat di Magelang: Siap Cetak Generasi Kaya & Berkarakter Kuat!
-
Hapus Impunitas Oknum Aparat, Komisi XIII DPR Didorong Masukkan Revisi UU 31/97 ke Prolegnas
-
Aturan Tar dan Nikotin Dikhawatirkan Picu PHK Massal di Industri Kretek