Suara.com - Moo Deng, bayi kuda nil kerdil yang viral, telah dianiaya dan dilecehkan oleh pengunjung kebun binatang sejak menarik perhatian di media sosial.
Moo Deng, yang menjadi viral karena perilakunya yang menggemaskan dan ekspresi wajahnya yang unik, telah menarik banyak pengunjung ke Kebun Binatang Terbuka Khao Kheow di Chon Buri, Thailand. Menurut direktur kebun binatang Narongwit Chodchoy, jumlah pengunjung kebun binatang telah meningkat setidaknya 30%.
Namun, ketenaran dan popularitas juga mendatangkan perhatian yang tidak diinginkan. Berbagai video telah beredar di TikTok, yang memperlihatkan pengunjung melemparkan benda-benda seperti kerang ke Moo Deng yang sedang tidur. Bahkan ada video seseorang yang memercikkan air ke kuda nil itu, hingga membuatnya terbangun.
Sebuah cuitan yang mengecam tindakan tidak berperasaan ini telah menjadi viral di X, yang sebelumnya bernama Twitter.
"Seseorang melemparkan kerang atau batu ke [Moo Deng]. Orang lain menyiramnya dengan air karena mereka ingin dia pindah. Bagaimana kamu dibesarkan? Apakah kamu tidak punya sopan santun? Apakah kamu tidak tahu apa yang boleh dan tidak boleh kamu lakukan? Berpikirlah dulu sebelum bertindak. Saya merasa kasihan pada Moo Deng. Saya tidak tahu sudah berapa kali si kecil itu diganggu," keluh pengguna X @iioimioii.
Dalam upaya untuk melindungi Moo Deng, kebun binatang telah memutuskan untuk membatasi durasi waktu yang dapat dihabiskan pengunjung untuk mengunjungi bayi kuda nil tersebut.
Pengunjung kebun binatang diizinkan untuk melihat Moo Deng selama lima menit hanya pada akhir pekan. Kebun binatang Thailand mengumumkan kebijakan ini di akun X-nya dan meminta maaf atas ketidaknyamanan tersebut.
Kebun binatang juga telah memasang CCTV di dekat kandang Moo Deng untuk memastikan keselamatannya. Chodchoy menghimbau wisatawan untuk bersikap hormat saat mengunjungi hewan-hewan tersebut dan berjanji untuk mengambil tindakan hukum terhadap pengunjung yang mengganggu bayi kuda nil tersebut.
Baca Juga: Centil dan Percaya Diri, Monyet di China Terkenal Berkat Pose dan Lirikan Genitnya di Depan Penonton
Berita Terkait
-
Viral! Kedekatan Penjaga Kebun Binatang dengan Singa Putih Langka Picu Perdebatan di Media Sosial
-
Moo Deng Si Bayi Kuda Nil di Kebun Binatang Thailand Jadi Primadona, Sayang Tak Semua Pengunjung Baik Padanya
-
Viral! Video Menegangkan Anak Kucing Terjebak di Kandang Harimau, Berakhir Dramatis
-
Demi Konten? Aksi Nekat Wanita Masuk Kandang Harimau Berujung Petaka
-
Centil dan Percaya Diri, Monyet di China Terkenal Berkat Pose dan Lirikan Genitnya di Depan Penonton
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Maktour dalam Kasus Kuota Haji: Saksi atau Terlibat?
-
Fitnah Es Gabus Berbahan Spons, DPR Tegaskan Minta Maaf Saja Tak Cukup, Oknum Aparat Harus Disanksi!
-
Perkuat Kerja Sama Pendidikan IndonesiaInggris, Prabowo Panggil Mendikti ke Hambalang
-
MAKI Ingatkan Jaksa Jangan Terjebak Manuver Nadiem Makarim
-
Kemenkes Siapkan Strategi Swab Mandiri untuk Perluas Deteksi Dini Kanker Serviks
-
KPK Bakal Periksa Eks Menaker Hanif Dhakiri Terkait Kasus Korupsi RPTKA
-
Polda Metro Jaya Sita 27 Kg Sabu dan Happy Five Senilai Rp41,7 Miliar di Tangerang
-
Propam Usut Dugaan Salah Prosedur Polisi yang Amankan Pedagang Es Gabus di Johar Baru
-
Bukan Cuma 28, Satgas PKH Ungkap Potensi Gelombang Baru Pencabutan Izin Perusahaan Pelanggar Hutan
-
KAI Daop 1 Rilis Jadwal Mudik Lebaran 2026, Siapkan 37 Ribu Kursi Per Hari