Suara.com - Presiden terpilih Prabowo Subianto baru saja mengumpulkan sejumlah tokoh di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kabar yang beredar Ketum Gerindra itu memanggil sosok yang digadang-gadang bakal ditunjuk sebagai menteri, benarkah?
Dari informasi yang didapat, sejumlah tokoh itu berkumpul di Hambalang pada Jumat (27/9/2024) pada siang jelang sore sekitar pukul 14.30 WIB. Sejumlah mobil berpelat dinas maupun kendaraan pribadi tampak keluar masuk padepokan Garuda Yaksa.
Datang rombongan Asisten Khusus Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin. Ada juga kendaraan berpelat Kemenhan serta ada juga Kepala Badan Intelijen Strategis TNI Letnan Jenderal Yudi Abrimantyo.
Kemudian pada Jumat sore datang mobil jenis Hyundai Palisade berpelat DPR dengan kode 6-1, milik Meutya Hafid, memasuki gerbang kediaman Prabowo. Disebutkan kedatangan para tokoh dan pejabat terus berlangsung hingga pukul 18.30.
Sebelumnya, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, menjelaskan, proses penyusunan kabinet periode 2024-2029 terus dibahas dan bahkan sudah mengerucut.
Selain soal tokoh yang akan menjadi menteri beserta portofolionya, Prabowo Subianto juga mengkaji soal pemecahan sejumlah kementerian yang mengurusi lebih dari satu bidang. Hal itu penting karena Prabowo ingin agar setiap kementerian fokus mengurus satu bidang kerja saja.
Dia menjelaskan, kendati tidak menyebut secara spesifik kementerian mana yang akan dipecah, Muzani menegaskan bahwa tidak akan ada lagi kementerian dengan tugas rangkap.
”Iya, fokus pada satu program, satu bidang, sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa lebih maksimal,” kata Muzani di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (25/9/2024).
Dari informasi yang beredar, disebutkan bahwa kabinet Prabowo akan terdiri dari 44 kementerian. Hanya saja, Muzani tidak menjawab pasti.
Baca Juga: Cek Fakta: Pelantikan Prabowo dan Gibran Diundur Hingga Desember
Ia hanya menegaskan, Prabowo akan memilih menteri-menteri yang memiliki keahlian dan rekam jejak profesi sesuai dengan bidang yang akan dipimpin.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Pelantikan Prabowo dan Gibran Diundur Hingga Desember
-
Jubir Kasih Sinyal Kuat, Prabowo dan Megawati Segera Bertemu
-
Prabowo dan Megawati Akan Bertemu Sebelum Hari Pelantikan Presiden
-
Profil dan Pendidikan Ade Armando, Kader PSI Santai Bilang: Memang Kenapa Kalau Fufufafa Punya Gibran?
-
Gegara Informasi Nomor HP Gibran, Prabowo akan Berperan Validasi Pemilik Akun Fufufafa?
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Afghanistan Rayakan Idulfitri Hari Ini, Hilal Telah Terlihat di Beberapa Provinsi
-
Tradisi 200 Tahun, Ribuan Jemaah Syattariyah Nagan Raya Rayakan Idul Fitri Hari Ini
-
Arab Saudi Tetapkan 1 Syawal 1447 H Tanggal 20 Maret 2026, Indonesia Tunggu Sidang Isbat
-
Koalisi Sipil Desak Tersangka Prajurit TNI Kasus Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum
-
Perantau Bangka Belitung Bahagia Mudik Gratis Pakai Kapal Perang TNI AL
-
Babak Baru Kasus Air Keras Aktivis KontraS: Siapkah TNI Bongkar Dalang atau Cuma Cari Kambing Hitam?
-
Macet Parah Gilimanuk Makan Korban, Bukti Buruknya Manajemen Mudik
-
Dugaan Anggota Terlibat, Mabes TNI Selidiki Kasus Air Keras Andrie Yunus
-
Redam Konflik Berdarah, PBB Sambut Baik Jeda Pertempuran Afghanistan-Pakistan Jelang Lebaran
-
Dua Jenderal Iran Tewas, AS Mulai Tinggalkan NATO dan Australia?