Suara.com - Gempa bumi berkekuatan 4,9 magnitudo dilaporkan terjadi di kawasan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Selasa (8/10/2024) malam. Berdasarkan laporan BMKG, gempa bumi itu terjadi sekitar pukul 21.12 WIB.
"#Gempa Mag:4.9, 08-Oct-2024 21:12:07WIB, Lok:7.86LS, 106.51BT (96 km BaratDaya KAB-SUKABUMI-JABAR), Kedalaman:10 Km #BMKG," tulis keterangan akun X resmi BMKG dikutip Suara.com pada Selasa malam.
Namun, BMGK tidak memberikan keterangan lebih rinci apakah gempa yang mengguncang yang berpusat di Kabupaten Sukabumi berpotensi tsunami atau tidak. Dalam keterangannya, BMKG hanya menyampaikan jika data terkait gempa bisa berubah.
"Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulisnya.
Cuitan akun resmi BMKG pun ramai dikomentari oleh pengguna X. Rata-rata netizen mengaku ikut merasakan lokasinya itu ikut bergetar bersamaan dengan gempa bumi yang terjadi di kawasan Sukabumi. Bahkan, gempa tersebut disebut-sebut terasa hingga Jakarta.
"Warga jakarta kalian ngerasa gak? Kok gue pusing ya," tulis akun X @c********.
"Kerasaa banget," timpal akun @s*******.
Selain itu, beberapa netizen yang mengaku sedang berada di kawasan Bandung ikut merasakan ada guncangan seperti gempa.
"Eh gede bgt di Bandung," sahut akun @y******.
"Bandung kerasa bgt tp untung bentar ya?" tambah akun @w********.
Baca Juga: Gempa 4.4 Magnitudo Guncang Sukabumi, Getarannya Terasa ke Bogor Hingga Garut
Di sisi lain, ada netizen yang mengaku tidak merasakan gempa di lokasinya berada.
"Lhoooooo, tumben ga berasa," celetuk akun @y********.
"Bekasi ga berasa woi," timpal akun @p**********.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Tragedi NS dan Fenomena Filisida: Mengapa Rumah Jadi Ruang Berbahaya bagi Anak?
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku