Suara.com - Seorang wanita di Seaham, County Durham, Inggris, tewas secara tragis setelah terjebak di bawah tempat tidur Ottoman bergaya Turki yang rusak. Helen Davey, (39), seorang ahli kecantikan, kehilangan nyawanya saat bagian tempat tidur yang diangkat dengan mekanisme gas-lift tiba-tiba turun dan menjepit lehernya.
Menurut laporan dari Koroner Durham dan Darlington, Jeremy Chipperfield, insiden ini terjadi ketika Davey sedang membungkuk untuk mengambil barang di area penyimpanan di bawah tempat tidur tersebut.
Sayangnya, gas-lift pada tempat tidur tersebut mengalami kerusakan dan membuat platform kasur jatuh dengan tiba-tiba, menjepit leher Davey ke bagian dasar tempat tidur. Kondisi ini menyebabkan asfiksia (kekurangan oksigen) yang fatal, dan Davey tidak mampu membebaskan dirinya sendiri.
Peristiwa memilukan ini pertama kali ditemukan oleh putri Davey, Elizabeth, yang mencoba menolong ibunya namun tidak berhasil. Ketika ditemui, tubuh Davey tergeletak telentang dengan kepala terperangkap di bawah tempat tidur. Koroner menyimpulkan bahwa kematian Davey adalah sebuah kecelakaan.
Dalam penyelidikannya, Chipperfield mengungkapkan bahwa salah satu dari dua piston gas yang berfungsi untuk mengangkat platform kasur mengalami kegagalan mekanik. Hal ini menyebabkan tempat tidur yang seharusnya aman menjadi berbahaya.
Koroner juga menyatakan keprihatinannya akan risiko kejadian serupa di masa depan jika tindakan pencegahan tidak segera dilakukan.
Untuk mencegah tragedi serupa, Koroner Chipperfield menulis laporan kepada Menteri Bisnis Jonathan Reynolds dan Kantor Keselamatan Produk dan Standar, meminta tindakan pencegahan diambil. Ia menyarankan agar mekanisme gas-lift pada tempat tidur Ottoman diperiksa secara ketat dan bahwa standar keamanan produk harus ditingkatkan.
"Menurut pendapat saya, tindakan harus segera diambil untuk mencegah kematian serupa di masa depan, dan saya percaya pihak berwenang memiliki kekuatan untuk melakukan perubahan ini," tulis Chipperfield dalam laporannya.
Helen Davey dikenang oleh keluarganya sebagai sosok yang sangat mandiri dan setia. Ayahnya menggambarkan Davey sebagai individu yang kuat, penuh pendapat, dan sangat loyal kepada orang-orang yang dicintainya.
Baca Juga: Mantan Tentara Inggris Didakwa Kumpulkan Informasi Rahasia untuk Iran
Berita Terkait
-
Mantan Tentara Inggris Didakwa Kumpulkan Informasi Rahasia untuk Iran
-
Media Inggris: Timnas Indonesia Bakal Kalah dari Bahrain 1-2
-
Badan Intelijen MI5 Tuding Rusia Berupaya Mengacaukan Inggris: Mereka Mengekspor Terorisme
-
Seorang Dokter di Inggris Coba Bunuh Pasangan Ibunya dengan Vaksin COVID-19 Palsu!
-
Nasib Nahas Pemain Ambon di Liga Inggris: Menepi Hingga Akhir Tahun 2024
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Murka ke Wasit Majed Al-Shamrani, Bojan Hodak: Kita Akan Lihat!
-
Warga Boyolali Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, Gara-gara Ganti Rugi Waduk Kedungombo Belum Dibayar
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
Terkini
-
Kasatgas Tito Apresiasi Dukungan DPR Percepat Rehabilitasi & Rekonstruksi Pascabencana Sumatra
-
Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
-
Eks Menkumham hingga Ketua MK Ajukan Amicus Curiae Bela Tian Bahtiar, Singgung Kebebasan Pers
-
Putus Rantai Stunting, PAM JAYA Bekali Ibu di Jakarta Edukasi Gizi hingga Ketahanan Air
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
SBY Bawakan Lagu Hening di Perayaan Imlek Demokrat: Izinkan Seniman Ini Bicara
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
KPK Minta Menag Nasaruddin Umar Klarifikasi Jet Pribadi OSO: Jangan Tunggu Dipanggil
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
-
Latih Operator Dinsos Cara Reaktivasi BPJS PBI, Kemensos Pastikan Pengajuan Bisa Sehari Selesai