Suara.com - Kehebatan Presiden RI ke-8 Prabowo Subianto diakui para petinggi negara di dunia, salah satunya dari senator Federasi Rusia dari Republik Dagestan Ilyas Umakhanov.
Delegasi Rusia itu menyebut Prabowo Subianto sebagai presiden yang hebat, hal itu usai dia mendengarkan pidato perdana pentolan Partai Gerindra di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Minggu.
"Upacara ini luar biasa. Dan yang hebat adalah presidennya," katanya.
Menurut dia, pidato Presiden Prabowo membuka perspektif yang sangat luas bagi rakyat dan masa depan Bangsa Indonesia, baik di bidang politik, kesejahteraan, dan pengelolaan sumber daya alam.
Prabowo juga dianggap membuka perspektif baru dalam kemandirian di bidang pertanian, energi, industri, dan perdagangan.
Umakhanov mengatakan, di bawah kepemimpinan Prabowo, dia mengharapkan kesuksesan dan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia. "Kami cinta Indonesia dan Rusia. Semoga Tuhan memberkati kalian," katanya.
Terkait dengan hubungan diplomatik kedua negara, Umakhanov mengatakan hubungan bilateral kedua negara sangat dinamis dan telah terjalin dengan baik selama berpuluh tahun, terutama hubungan di antara kedua pemimpin.
Rusia juga, kata dia, memiliki banyak sekali proyek di Indonesia, termasuk usaha patungan di bidang sumber daya alam, dan produksi bersama kedua negara.
Tak hanya itu, Rusia pun, menurut dia, memberikan banyak gagasan tentang pengembangan energi atom di Indonesia.
Prabowo-Gibran mengucapkan sumpah jabatan sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia masa bakti 2024 - 2029 dalam Sidang Paripurna MPR RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Minggu.
Sebanyak 732 anggota MPR RI menyaksikan prosesi pengucapan sumpah jabatan tersebut. Sidang Paripurna MPR RI tersebut juga dihadiri para tokoh nasional, pimpinan partai politik, dan perwakilan negara sahabat.
Negara-negara sahabat yang mengirimkan utusannya untuk menghadiri acara pelantikan mencakup Jerman, Qatar, Thailand, Malaysia, Australia, Papua Nugini, Rusia, Laos, Vietnam, Vanuatu, Brunei Darussalam, Timor Leste, Serbia, dan China.
Negara lainnya adalah Kamboja, Selandia Baru, Solomon, Filipina, Korea Selatan, Singapura, Mesir, Turki, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Inggris, Amerika Serikat, India, Jordania, Jepang, Italia, Kanada, Prancis, Brasil, dan Fiji. (Antara).
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Andi Sudirman Gaungkan Kedaulatan Pangan Menuju Indonesia Emas 2045
-
5 Zodiak dengan Horoskop Terbaik 18-23 Agustus 2026, Siap-siap Panen Hoki Sepekan
-
Putra Pejuang Ungkap Makna di Balik Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok
-
Konflik AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Ditutup Naik 2 Dolar AS
-
Bukan untuk Merayakan, Hari Ini BEM UI Demo di Bundaran HI Bawa 8 Tuntutan
-
Demo 18 Agustus 2026 di Mana? Cek Lokasi Aksi Mahasiswa di Jakarta
-
iQOO Neo11 Ultra Siap Jadi Monster Gaming Baru: Usung Chip Gahar dan Baterai Jumbo 9.100 mAh
-
Apakah 18 Agustus 2026 Cuti Bersama? Cek Jadwal Libur Setelah HUT RI ke-81
-
HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu